32.9 C
Sidoarjo
Tuesday, October 13, 2026
spot_img

Pemprov Jatim Lantik ASN pada Jabatan Fungsional, Tekankan Kompetensi dan Integritas

Surabaya, Bhirawa — Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi melantik dan mengambil sumpah janji sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) pada jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Acara digelar di Ruang Rapat Binaloka Adhikara, Setdaprov Jatim, Jalan Pahlawan 110  Surabaya, Selasa (13/10/2026) pagi.

Pelantikan ini dimulai pukul 09.00 WIB, mencakup pengangkatan dua ASN ke Jabatan Analis Kebijakan Ahli Madya melalui perpindahan dari jabatan lain, serta lima ASN ke Jabatan Perencana Ahli Pertama. Penetapan dilakukan atas nama Gubernur Jawa Timur melalui keputusan gubernur yang ditetapkan pada akhir September 2026.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Provinsi Jawa Timur, Pulung Chausar, hadir memimpin pengambilan sumpah jabatan sekaligus menyampaikan sambutan. Ia menyampaikan bahwa pengangkatan ke jabatan fungsional bukan sekadar perubahan status kepegawaian, melainkan amanah yang menuntut kesiapan kompetensi, tanggung jawab, dan integritas.

“Pelantikan ini merupakan momentum baru bagi saudara-saudara untuk mengemban tugas yang lebih strategis. Saya percaya, dengan kompetensi dan pengalaman yang dimiliki, saudara-saudara akan mampu menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai amanah yang diberikan,” ujar Pulung.

Dua ASN yang dilantik ke Jabatan Analis Kebijakan Ahli Madya Pertama adalah Setiawan Edi yang bertugas di Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Jawa Timur, dan Tangguh Witoyo yang bertugas di Biro Umum Setda Provinsi Jawa Timur.

Berita Terkait :  Program "1.000 Event" Kota Malang Berbuah Penghargaan Inovasi Pariwisata Kreatif

Kehadiran analis kebijakan di lingkungan pemerintahan daerah menjadi penting karena tugas tersebut menyangkut kajian, analisis dan penyusunan rekomendasi kebijakan.

Dengan demikian, pengangkatan ini diharapkan memperkuat kualitas perumusan kebijakan serta pengambilan keputusan berbasis data di lingkungan Pemprov Jatim.

Dalam sambutannya, Pulung menekankan bahwa pejabat fungsional dituntut tidak hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga mampu berpikir strategis dan bersinergi lintas unit kerja.

“Jangan bekerja sendiri-sendiri. Kita perlu memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan seluruh unit kerja agar setiap kebijakan dan program yang dihasilkan benar-benar memberi dampak bagi masyarakat Jawa Timur,” katanya.

Sementara itu, empat ASN lainnya dilantik ke Jabatan Perencana Ahli Pertama, yaitu Rizki Abdul Rozak dari Unit Kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur, Rio Adriyan, Unit Kerja Badan perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur dan Eko Santoso, dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur serta I Made Eswara Mahaputra dari Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Timur.

Penugasan para perencana ini diharapkan memperkuat kapasitas penyusunan rencana pembangunan, pemantauan, dan evaluasi program di lingkungan pemerintah provinsi.

Peran tersebut menjadi semakin strategis seiring kebutuhan pembangunan Jawa Timur yang menuntut perencanaan yang tepat sasaran, berbasis data, dan berkelanjutan.

Pulung mengingatkan bahwa jabatan fungsional menuntut profesionalisme dalam menjalankan tugas, termasuk menjaga netralitas, akuntabilitas, dan kepercayaan publik.

Berita Terkait :  Pemkab Gresik Cetak Tenaga Konstruksi Bersertifikat, Siap Bersaing di Dalam dan Luar Negeri

“Sumpah yang saudara-saudara ucapkan bukan hanya formalitas. Itu adalah komitmen untuk setia kepada negara, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung etika jabatan, serta menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan wewenang,” tegasnya.

Dalam pengambilan sumpah, para ASN menyatakan kesetiaan dan ketaatan kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta kesediaan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan sebaik-baiknya.

Mereka juga berjanji menjalankan tugas jabatan dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, dan tidak menyalahgunakan kewenangan.

Pulung menutup sambutannya dengan pesan agar para pejabat fungsional menjadikan pelantikan sebagai awal pengabdian yang lebih bermakna.

Ia berharap para ASN yang baru dilantik mampu menghadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Jawa Timur.

“Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan kekuatan kepada kita semua dalam menjalankan tugas dan amanah demi kemajuan Provinsi Jawa Timur,” ucapnya. [aya.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!