28.6 C
Sidoarjo
Monday, October 12, 2026
spot_img

Kemarau Panjang, Karhutla di Kabupaten Mojokerto Silih Berganti, Lalap Hutan Jati Sumberjati

Kabupaten Mojokerto, Bhirawa. – Kemarau berkepanjangan, dampak yang ditimbulkan ternyata, tidak hanya kesulitan air untuk mengairi lahan pertanian dan air bersih untuk kebutuhan sehari hari. Namun juga kebakaran, menjadi ancaman yang sangat serius, utamanya di daerah perbukitan wilayah selatan Sungai Brantas Kabupaten Mojokerto.

Tercatat sebulan terakhir ini, silih berganti kebakaran yang melanda, belum seminggu kebakaran menghanguskan sekitar 15 Ha, Karhutla Jatirejo, minggu malam 11/10/26 sore kemarin,

Kebakaran juga melanda hutan jati di kawasan Perhutani petak 2C/1, Desa Sumberjati, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Kebakaran ini diperkirakan melanda area seluas kurang lebih 1,5 hektare semak belukar sekaligus pohon Jadi yang ada di lahan tersebut. Api baru berhasil dipadamkan pada pukul 19.40 WIB melalui upaya bersama petugas gabungan.

Peristiwa kebakaran diketahui sekitar pukul 17.30 WIB. Lima menit kemudian, Kepala Desa Sumberjati, Siti Silfia, menginformasikan kejadian tersebut kepada Babinsa Koramil 0815/15 Jatirejo. Menindaklanjuti laporan itu, Babinsa bersama tiga personel segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan bersama kepala desa dan perangkatnya.

Sekitar pukul 17.50 WIB, personel Koramil 0815/15 Jatirejo bersama petugas Perhutani, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan anggota Polsek Jatirejo melaksanakan upaya pemadaman. Dengan menggunakan peralatan seadanya, petugas melakukan penyekatan menggunakan daun kering untuk membatasi perambatan api agar tidak meluas ke area hutan lainnya.

Berita Terkait :  Dirjen Kementan Sebut Jawa Timur Garda Depan Swasembada Gula Nasional

Danramil 0815/15 Jatirejo, Kapten Inf Sudirman, S.H., menjelaskan bahwa keterlibatan personel TNI bersama unsur terkait merupakan bentuk respons cepat dalam menangani kejadian kebakaran di wilayah binaan.

“Begitu menerima informasi adanya kebakaran, Babinsa segera menuju lokasi untuk berkoordinasi dengan pemerintah desa dan petugas terkait. Kami bersama-sama melakukan upaya pemadaman dengan peralatan yang tersedia, sekaligus menyekat perambatan api agar tidak meluas ke area lainnya. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan pada pukul 19.40 WIB,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya saat kondisi lingkungan kering. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sembarangan serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila mengetahui adanya titik api.

Akibat kejadian tersebut, area hutan jati seluas kurang lebih 1,5 hektare terdampak kebakaran. Berdasarkan laporan awal, tidak terdapat korban jiwa maupun personel yang mengalami kerugian. Sementara itu, penyebab awal kebakaran masih belum diketahui.

Melalui sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, Perhutani, dan masyarakat, penanganan kebakaran dapat dilakukan hingga api berhasil dipadamkan. Upaya tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian hutan dan mencegah kebakaran meluas.[min.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!