29.1 C
Sidoarjo
Monday, October 12, 2026
spot_img

Pemkot Surabaya Pastikan Aisyah Lanjut Sekolah hingga Perguruan Tinggi


Surabaya, Bhirawa – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui memfasilitasi pendidikan gratis bagi Aisyah, anak yang terpaksa putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

Setelah menerima aduan melalui Hotline Lapor Cak Eri, Pemkot Surabaya berkoordinasi dengan pihak sekolah agar Aisyah dapat melanjutkan pendidikan di salah satu SMP di kawasan Krembangan melalui Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (Bopda), Senin (12/10).

Wali Kota Eri Cahyadi menceritakan bahwa Aisyah sebelumnya menempuh pendidikan hingga kelas 2 SMP di SMP Kawung 2, tapi terpaksa berhenti sekolah karena ibunya, Dwi merupakan orang tua tunggal, kesulitan membiayai kebutuhan pendidikan. Dwi sehari-hari bekerja sebagai penjaga kantin dengan penghasilan Rp45.000 per hari.

“Upaya keluarga memindahkan Aisyah ke sekolah dengan biaya lebih terjangkau sebelumnya terkendala persoalan administrasi, data siswa dari sekolah lama belum dipindahkan sehingga proses perpindahan belum dapat diselesaikan,” jelasnya.

Persoalan tersebut dilaporkan Rahayu, tante Aisyah, akhirnya Wali Kota Surabaya mendatangi kediaman Aisyah untuk mengetahui kondisi keluarga sekaligus mencari solusi agar anak tersebut dapat kembali bersekolah, mengetahui kondisi tersebut, segera berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait. Melalui pemanfaatan Bopda, Aisyah dipastikan dapat melanjutkan pendidikan tanpa biaya sekolah.

“Aisyah ialah contoh agar tidak ada lagi anak-anak di Surabaya yang putus sekolah atau tidak bisa melanjutkan pendidikan, kota pahlawan bisa maju di tangan anak dan cucu kita, semoga tidak ada lagi Aisyah-Aisyah yang lain, misal ada akan kita bantu dan sekolahkan,” ucap Eri.

Berita Terkait :  Sampoerna University Kenalkan Pendidikan Berstandar Amerika Serikat di Surabaya

Eri mengatakan, Pemkot Surabaya berkomitmen mendampingi Aisyah agar dapat menyelesaikan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi. Pendampingan tersebut diharapkan tidak hanya membantu Aisyah kembali bersekolah, tetapi juga membuka kesempatan melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. “Semoga akan kita dampingi sampai SMA dan kuliah, supaya tidak putus sekolah lagi,” tandasnya.

Sementara itu, tante Aisyah, Rahayu mengaku berharap Aisyah dapat kembali mengenyam pendidikan sehingga memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik. “Saya cuma ingin Aisyah bisa sekolah supaya bernasib lebih baik dari orang tuanya, kalau tidak sekolah mau kerja apa di zaman sekarang, Akhirnya saya kirim pesan (DM) cerita ke Pak Eri, dan bersyukur langsung didatangi,” tuturnya.

Aisyah mengungkapkan ingin kembali bersekolah, sempat merasa tidak memiliki pilihan karena kondisi ekonomi keluarga, meskipun tetap ingin melanjutkan pendidikan. “Saya sebenarnya ingin sekali sekolah, tapi tidak bisa ya bagaimana lagi, ibu juga sudah berusaha, sukur dibantu Pak Eri, tidak tahu kalau tidak sekolah ke depannya bagaimana,” tutur Aisyah.

Aisyah berharap dapat belajar dengan baik, meraih cita-cita, dan kelak membantu membiayai pendidikan adik-adiknya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!