28.1 C
Sidoarjo
Thursday, July 23, 2026
spot_img

Pemkab Probolinggo Bakal Paving Jalan 7 Km Penghubung 4 Desa di Kotaanyar


Kabupaten Probolinggo, Bhirawa – Kerusakan jalan yang menghubungkan empat desa di Kecamatan Kotaanyar akhirnya masuk dalam daftar prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Ruas jalan sepanjang sekitar tujuh kilometer di Desa Tambak Ukir itu ditargetkan mulai ditangani pada 2027 setelah bertahun-tahun dikeluhkan warga.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris saat meninjau langsung kondisi infrastruktur Desa Tambak Ukir, Rabu (22/7) sore.

Menurutnya, hasil peninjauan telah dibahas bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk dimasukkan dalam perencanaan pembangunan tahun depan.

“Insya Allah tadi sudah kita bahas bersama. Semoga tahun 2027 nanti kita sudah mulai proses pembangunan infrastruktur di sini. Ini menjadi kebutuhan yang paling dirasakan masyarakat,” katanya.

Haris mengatakan, pembangunan akan difokuskan pada ruas jalan yang menghubungkan empat desa dengan panjang lebih dari tujuh kilometer. Selain perbaikan jalan melalui pavingisasi, pemerintah juga menyiapkan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di kawasan tersebut.

“Di sini ada empat desa terdampak dengan panjang jalan sekitar tujuh kilometer lebih. Saya sudah meminta agar program ini dijadikan skala prioritas. Insya Allah nanti akan dilakukan pavingisasi sampai ke bawah,” ujarnya.

Tak hanya infrastruktur jalan, Pemkab juga menyoroti masih terbatasnya pelayanan dasar di wilayah tersebut. Sejumlah kebutuhan seperti penguatan layanan kesehatan di Polindes hingga penerangan jalan akan ditangani secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.

Berita Terkait :  Penyakit Pernapasan Kronis dan Beban Ganda di Asia

Dalam dialog bersama masyarakat, sejumlah persoalan lain turut mengemuka. Selain kerusakan infrastruktur, warga mengeluhkan minimnya akses jaringan telekomunikasi, kebutuhan peningkatan fasilitas pendidikan, hingga tingginya angka pernikahan dini.

Menurut Haris, persoalan sosial tersebut tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja. Pemerintah daerah akan melibatkan berbagai perangkat daerah agar penanganannya berjalan lebih efektif.

“Permasalahan pernikahan dini di sini juga sangat tinggi. Insya Allah ini akan kita jadikan skala prioritas agar bisa ditangani secara bersama-sama,” katanya.

Bupati menilai pembangunan infrastruktur tidak hanya memperbaiki konektivitas antardesa, tetapi juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Dalam kunjungan tersebut, Haris juga menjenguk Kepala Desa Tambak Ukir, Moh. Tarsan, yang rumahnya ludes terbakar beberapa waktu lalu. Pemkab Probolinggo melalui BPBD dan Dinas Sosial menyerahkan bantuan logistik sebagai bentuk dukungan kepada korban musibah. [fir.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!