28.3 C
Sidoarjo
Monday, July 27, 2026
spot_img

Pemerintah Londo Ireng

Julukan “Londo ireng,” digunakan oleh Presiden Prabowo Subiantountuk menyindirkalangan wartawan, dan LSM.Yakni, orang Indonesia yang mengabdi dan berbakti kepada bangsa lain. Termasuk memberikan informasi (jelek) tentang Indonesia kepada bangsa-bangsa lain di dunia. Bahkan “Londo ireng,”juga memerangi pribumi. Realita zaman kolonial dulu, terdapat pribumi yang bekerja untuk penjajah. Termasuk menarik pajak sangat tinggi kepada pribumi, diikuti centeng-centeng (pengawal bersenjata).

Dulu, “Londo ireng,”sangat menyusahkanrakyat (bangsa) Indonesia. Tetapi disukai (dan menguntungkan) rezim. Ironisnya, “Londo ireng,” hingga kini masih ada. Serta tetap menyusahkan rakyat. Tetap menarik pajak tinggi, namun bisa “di-nego.”Hasil nego (korupsi) pajak digunakan hidup mewah. Tokoh (contoh) “Londo ireng,” masa kini, antara lain, Gayus Tambunan. Kasusnya inkrach dengan hukuman pidana penjara selama 29 tahun. Sedangkan pengacaranya divonis 12 tahun. Begitu pula beberapa Jaksa yang disuap Gayus. Serta dua Jenderal Polisi.

“Londo ireng,”lainnya, adalah eksportir yang diberi fasilitas oleh negara untuk ekspor batubara dan CPO(minyak sawit). Namun menyalahgunakan wewenang dengan meng-genjot ekspor, melupakan DMO (Domestic Market Obligation). Sampai terjadi kelangkaan CPO dalam negeri, menyebabkan harga minyak goreng melambung. Padahal Indonesioa penghasil CPO terbesar dunia.

Begitu pula ekspor batubara sampai menyebabkan kekurangan pasokan ke PLN. Menyebabkan listri padam bergiliran di seantero Sumatera, dan Jawa. Lebih dari 200 juta jiwa terdampak pedamaman listrik PLN. Tetapi “Londo ireng,”menikmati hasil korupsi kekurangan bayar (under invoicing). Setelahdimilikiolehanakperusahaansendiri, akandijual lagidenganharga 200% lebih mahal.

Berita Terkait :  Dua Anggota DPRD Bojonegoro Dilantik

Praktekcurangekspor, telahberlangsungpuluhantahun. Anehnya, seolah-olahrezimterdahulutidakmendeteksi. Padahalsudahmenjadi”bisik-bisikumum” di kalanganrakyatjelata. Ternyata, praktekcurangberkolusidenganpejabat di Kementerian. Seluruhnyaberakibatpenerimaannegarasangatkecil. Bahkan PresidenPrabowo,”membeli” data dari China.

Ternyataditemukanfakta korupsibertahun-tahun, berkaitekspornikelke RRT. Misalnya, dilaporkaneksporsebanyak 10 juta ton. Tetapi di negaratujuantertulisimpordari Indonesia sebanyak 100 juta ton. KhususnyapadakasusNikel. Kebohongan informasi dan data, menjadi modus khas “Londo ireng,”sejak dua abad silam. Motifnya hanya sekedar keuntungan pribadi, melalui laporan bohong. Hoax tingkat global. Walau menyengsarakan rakyat.

Pada masa moderen (abad XXI) di Indonesia juga pernah diguncang berita bohong besar. Bahkan “di-skenario” akan dijadikan isyu global oleh tokoh HAM Ratna Sarumpaet. Yakni, melalui acara HAM Perempuan di Chile. Ratna Sarumpaet, mengaku telah dihajar beberapa orang (karena perbedaan politik), di Bandung. Sampe seluruh wajah bengap. Fotonya beredar luas melalui media sosial. Dikomentari (respons empati) banyak artis.

Bahkan kalangan elite parpol, turut kepincut mengomentari “ke-lengah-an” negara dalam melindungi perempuan. Sampai Calon Presiden (dalam Pilpres) turut mengomentari. Namun Capres nomor 2, minta maaf, setelah penjelasan hasil penyelidikan Polisi. Ratna Sarumpaet, ditangkap di bandara Soekarno-Hatta, sesaat akan bertolak ke Chile (atas biaya Dinas Pariwisata DKI Jakarta).

Ratna Sarumpate, sukses menjadi “Londo ireng,”terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Dalam konteks pembuat berita bohong terbesar, yang akan dilaporkan sebagai keburukan Indonesia. Sudah dinyatakan bersalah, penjara selama dua tahun. Namun “Londo ireng,” yang sesungguhnya, adalah koruptor (seperti Gayus Tambunan).Sudah banyak pejabat negara terjerat OTT (Operasi Tangkap Tangan). Bahkan Ketua MPR khawatir pejabat Indonesia bisa habis kena OTT. Realitanya, yang korupsi, adalah pejabat pemerintahan, dan rekanan pejabat, yang difasilitasi pemerintah.

Berita Terkait :  Keprihatinan atas OTT Kepala Daerah

——— 000 ———

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!