28.9 C
Sidoarjo
Thursday, June 4, 2026
spot_img

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lahan Yonif TP di Dawarblandong

Kabupaten Mojokerto, Bhirawa
Meninjau kesiapan lahan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin MA, melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi Desa Gunungsari Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto, Kamis (4/6).

Pada kesempatan ini Pangdam juga meninjau Jembatan Perintis Garuda di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Kamis (4/6). Pangdam juga menerima paparan dari Dandim 0815/Mojokerto terkait rencana pembangunan satuan baru ini.

Dalam paparannya, Letkol Inf Abi Swanjoyo SHub Int menjelaskan, Kecamatan Dawarblandong merupakan wilayah paling utara Kabupaten Mojokerto yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Gresik dan Lamongan serta memiliki akses transportasi yang sangat strategis.

Dandim menyampaikan, lahan yang diusulkan untuk pembangunan Yonif TP memiliki luas sekitar 55 hektare dan telah melalui berbagai tahapan survei serta kajian teknis. Lokasi ini dipilih karena memenuhi aspek pertahanan, geografis, sosial dan ekonomi, didukung akses jalan yang baik, ketersediaan sumber air, serta kedekatan dengan fasilitas umum yang dapat menunjang aktivitas satuan maupun keluarga prajurit.

”Lokasi ini telah melalui proses kajian yang cukup panjang dan dinyatakan memenuhi syarat untuk pembangunan Yonif TP. Selain strategis dari aspek pertahanan, kawasan ini juga memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan wilayah dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” jelas Dandim.

Sementara itu, dalam arahannya, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin MA, menilai lahan di Desa Gunungsari sangat layak dan strategis untuk pembangunan Yonif TP. Menurutnya, aksesibilitas yang baik, ketersediaan jaringan utilitas serta kondisi lingkungan yang mendukung menjadi nilai lebih dibanding sejumlah lokasi lain yang pernah ditinjau.

Berita Terkait :  Dilantik jadi Rektor Unair, Prof Madyan Fokus Peningkatan Capaian, dan Hilirisasi Riset

”Lokasi ini sangat baik, akses jalannya memadai, ketersediaan air dan listrik mendukung, serta dekat dengan masyarakat. Secara prinsip saya setuju dan pembangunan harus segera dilaksanakan sesuai tahapan yang telah direncanakan,” tegas Pangdam.

Pangdam juga menekankan keberadaan Yonif TP nantinya tidak hanya memperkuat sistem pertahanan dan keamanan wilayah, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran ratusan prajurit diyakini akan menciptakan perputaran ekonomi baru melalui sektor perdagangan, jasa, UMKM, penyediaan bahan pangan, hingga peluang kerja bagi masyarakat setempat.

”Pembangunan Yonif TP ini bukan hanya tentang pertahanan, tetapi juga tentang pemberdayaan masyarakat. Kehadiran satuan baru akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi desa dan membuka peluang usaha bagi warga sekitar,” ungkapnya.

Setelah meninjau lahan Yonif TP, Pangdam beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Mojosarirejo, Kecamatan Kemlagi, untuk meninjau Jembatan Perintis Garuda yang dibangun sebagai sarana penghubung dan penunjang mobilitas masyarakat.

Turut hadir Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI M Aidi SIP MSi MHan, Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Singgih Pambudi Arinto SIP MM, Asrendam V/Brawijaya Kolonel Kav Yudi Suryatin, Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara SHub Int MHub Int, Wabup Mojokerto dr M Rizal Octavian, Wakil Wali Kota Mojokerto Dr Rachman Sidharta Arisandi SIP MSi, serta pejabat Perhutani dan tokoh masyarakat. [min.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!