DPRD Kota Malang, Bhirawa. – Program Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Malang kembali menyasar kebutuhan dasar masyarakat. Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin, menyalurkan sejumlah bantuan sarana dan prasarana lingkungan untuk warga Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun Kota Malang Selasa (21/7).
Penyerahan bantuan yang digelar secara simbolis di Kantor Kelurahan Mulyorejo tersebut dihadiri para pengurus RT dan RW se-Dapil Sukun.
Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari jaring aspirasi warga pada tahun anggaran 2025 lalu. Berbagai bantuan yang direalisasikan meliputi gerobak sampah, ratusan tong sampah, tenda kerucut, meja lipat, hingga bibit tanaman buah beserta potnya.
Anggota DPRD Kota Malang dari FPKB, Muhammad Anas Muttaqin, menegaskan bahwa Pokir bukan sekadar agenda rutin penyaluran bantuan, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan politik wakil rakyat dalam mengawal aspirasi masyarakat agar menjadi program nyata.
“Penyerahan ini merupakan realisasi dari usulan riil warga yang disampaikan melalui pengurus RT dan RW. Kami berupaya memperjuangkan agar usulan-usulan yang mendesak ini dapat diakomodasi oleh pemerintah daerah,” ujar Anas usai kegiatan.
Ia menambahkan, tidak semua usulan warga dapat terealisasi secara bersamaan lantaran keterbatasan anggaran daerah. Namun, pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal usulan prioritas secara bertahap setiap tahunnya.
“Sinergi antara warga, pengurus RT/RW, kelurahan, dan DPRD harus terus terjaga. Kami akan pilah sesuai skala prioritas agar setiap tahun ada kebutuhan lingkungan warga yang terwujud,” jelasnya.
Adapun rincian bantuan Pokir yang disalurkan di Kelurahan Mulyorejo kali ini antara lain:
1.RT 8 RW 01: 1 unit tenda kerucut (3×3 m), bibit pohon buah, dan 10 unit pot tanaman.
2.RT 12 RW 02: 1 unit gerobak sampah.
3.RT 6 RW 02 & RT 7 RW 02: Masing-masing mendapatkan 75 unit tong sampah.
4.RT 4 RW 03: 100 unit tong sampah.
5.RT 1 RW 04: 5 unit meja lipat.
Sementara itu, Ketua RW 02 Mulyorejo, Azhari, mengapresiasi langkah cepat wakil rakyat FPKB tersebut. Menurutnya, tidak semua usulan warga bisa tercover melalui jalur Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), sehingga jalur Pokir DPRD menjadi alternatif vital bagi warga.
“Di RW 02 ada 13 RT. Kami sangat bersyukur karena bantuan gerobak dan tong sampah ini langsung dirasakan manfaatnya oleh warga RT 6, RT 7, dan RT 12,” kata Azhari.
Azhari juga berharap usulan infrastruktur lain yang sempat tertunda di Musrenbang-seperti pembangunan drainase sepanjang 200 meter dan perbaikan gorong-gorong rusak di RT 1, RT 4, serta RT 13-dapat terus diperjuangkan melalui Pokir pada periode berikutnya. [mut.dre]


