Surabaya, Bhirawa, – Mudipat Sports Center SD Muhammadiyah 4 (SD Mudipat) Pucang Surabaya mendapat apresiasi yang tinggi dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Dr Abdul Mu’ti Med. Apresiasi ini disampaikan Mendikdasmen yang juga menjabat Sekretaris Umum PP Muhammadiyah periode 2022-2027 saat ditemui wartawan usai meresmikan Mudipat Sports Center, Senin (12/10) lalu.
Keberadaan Mudipat Sports Center ini dinilai sangat penting untuk mencetak prestasi siswa, serta mendukung pembentukan karakter generasi bangsa yang sehat secara jasmani, rohani, intelektual, dan moral.
Prof Abdul Mu’ti menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter yang tidak bisa dilepaskan dari empat pilar utama, yakni olah raga, olah seni, olah rasa, dan olah pikir. Sehingga, pembangunan sarana olahraga di sekolah seperti Mudipat dinilai sebagai langkah nyata dalam membangun generasi yang kuat dan tahan banting.
Prof Abdul Mu’ti juga menyoroti pentingnya aktivitas fisik bagi pelajar masa kini yang kerap kurang bergerak akibat ketergantungan pada kendaraan bermotor. Ia mencontohkan bagaimana kesiapan fisik para pemain tim nasional, seperti dilakukan pelatih asal Negara Korea Selatan Shin Tae-yong (STY) yang sering menyoroti kelemahan fisik pemain Timnas Sepak Bola akibat pola makan dan kurangnya aktivitas fisik yang memadai.
”Anak-anak kita saat ini anak-anak yang Mager (Malas Gerak). 100 meter saja naik motor. Padahal kalau kurang aktivitas fisik, akibatnya mereka tidak mempunyai stamina fisik yang kuat,” katanya.
Prof Abdul Mu’ti juga menegaskan, pemerintah terus mendorong perluasan Program Deep Learning ke berbagai sekolah model di seluruh Indonesia secara bertahap hingga tahun 2027 mendatang. Selain itu, Kemendikdasmen terus memperkuat Program STEM (Science, Technology, Engineering, and Math) yang dipadukan dengan seni dan olahraga (Art and Sport).
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Ustadz Eddy Susanto SPD MPd mengatakan, keterbatasan fasilitas olahraga tidak menyurutkan semangat siswa SD Mudipat untuk terus mengukir prestasi gemilang. Meski belum memiliki fasilitas kolam renang dan gedung sport center yang diresmikan secara khusus, pihak sekolah membuktikan torehan prestasi anak didiknya sudah mentereng di berbagai kejuaraan.
Ustadz Eddy mengakui, pihaknya menyatakan kesiapan dan antusiasmenya untuk merealisasikan pembangunan kolam renang di sekolah secepat mungkin. ”Kami dengan senang hati menerima tawaran dari Mendikdasmen. Tantangan itu membuat kami yang Insya Allah akan kami realisasikan dengan secepatnya,” katanya.
Ustadz Edy menjelaskan, fasilitas olahraga yang tersedia di sekolah meliputi lapangan outdoor untuk basket, tenis meja, floorball, pickleball dan bulu tangkis. Fasilitas sport center dan sarana olahraga yang ada diprioritaskan untuk penggunaan internal siswa serta dijadwalkan secara tertib tanpa disewakan untuk masyarakat umum. Sedangkan untuk pembangunan fasilitas baru seperti kolam renang sempat terkendala oleh ketersediaan lahan di sekitar sekolah. [fen.hel]






