28.9 C
Sidoarjo
Tuesday, October 13, 2026
spot_img

200 Liiter Susu Sapi Segar, Dikonsumsi Karyawan RSUD Notopuro Sidoarjo Setiap Selasa dan Jumat

Sidoarjo, Bhirawa. – Program GEMAS atau Gerakan Minum Susu (GEMAS) yang dilakukan di RSUD Notopuro Sidoarjo, pada Selasa dan Jumat, setiap harinya menyediakan sekitar 200 liter susu segar yang dipasok dari peternak sapi lokal. Susu tersebut diperuntukkan bagi staf dan pegawai RSUD Notopuro Sidoarjo sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan di lingkungan kerja RSUD milik Pemkab Sidoarjo tersebut.

PLT Dirut RSUD Notopuro Sidoarjo, dr prima Dessy Kusuma Rakhmawati MKes, mengatakan program ini menjadi salah satu upaya rumah sakit dalam menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh staf serta karyawan, khususnya pegawai yang memiliki risiko kesehatan terkait pekerjaanya. “Ini bagian dari kepedulian rsud Notopuro terhadap kesehatan dan kesejahteraan pegawai, ” komentarnya , Selasa (13/10) kemarin.

Komite K3 RSUD Notopuro Sidoarjo, Nanda Iskandar, ikut meyampaikan bahwa program GEMAS telah berjalan sejak 2024 lalu. Dalam pelaksanaannya, kata Nanda, program tersebut mengalami beberapa perubahan, mulai dari pemberian telur kukus, kemudian beralih ke susu kotak, hingga kini menggunakan susu segar. “Awalnya program ini menggunakan telur kukus, kemudian beralih ke susu kotak, dan sekarang menggunakan susu segar,” ujar Nanda.

Ia menjelaskan, penggunaan susu segar mulai diterapkan pada 2025 lalu atas permintaan direktur rumah sakit. Karena beberapa pertimbangan. Di antaranya, Susu segar mengandung protein, kalsium, serta berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Konsumsi susu sebagai bagian dari pola makan bergizi diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan mendukung pemeliharaan daya tahan tubuh pegawai.

Berita Terkait :  Sukseskan Pilkada Situbondo, KPU dan Pers Bagikan Stiker Merchandise pada Pengendara

Melalui program GEMAS, RSUD Notopuro Sidoarjo tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan sumber daya manusia di lingkungan rumah sakit. “Benar sekali, program ini menjadi salah satu bentuk perhatian institusi terhadap kesehatan pegawai, agar mereka dapat menjalankan tugas dan memberikan pelayanan secara optimal, ” kata Nanda.

Para staf dan karyawan RSUD Notopuro Sidoarjo, juga berharap program ini terus berkelanjutan, agar dapat menjaga kesehatan secara personal. Sehingga pada akhirnya, akan bisa memperkuat dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat.[kus.mg20.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!