27.8 C
Sidoarjo
Tuesday, July 28, 2026
spot_img

Mobil Klinik Pertanian Jemput Bola, DPKP Bondowoso Hadirkan Solusi Langsung Petani

Bondowoso, Bhirawa. – Akses petani terhadap layanan konsultasi dan pendampingan kini semakin mudah. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Bondowoso meluncurkan inovasi Mobil Klinik Pertanian, layanan bergerak yang hadir langsung di sentra-sentra pertanian untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi petani.

Program tersebut menyapa petani di Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel, Selasa (28/7). Kehadiran tim DPKP mendapat sambutan antusias karena para petani dapat berkonsultasi secara langsung tanpa harus datang ke kantor dinas.

Kepala DPKP Bondowoso, Mulyadi, mengatakan Mobil Klinik Pertanian merupakan bentuk transformasi pelayanan publik di sektor pertanian.

Melalui konsep jemput bola, pemerintah berupaya mendekatkan layanan kepada masyarakat agar berbagai persoalan yang dihadapi petani dapat ditangani secara lebih cepat, tepat, dan efektif.

“Melalui Mobil Klinik Pertanian, kami ingin memastikan petani memperoleh pendampingan secara langsung. Mereka bisa menyampaikan berbagai kendala di lapangan dan mendapatkan solusi teknis saat itu juga,” ujarnya.

Menurutnya, layanan tersebut tidak hanya menghadirkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), tetapi juga diperkuat oleh Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) serta tim teknis DPKP yang memiliki kompetensi di berbagai bidang.

Melalui kolaborasi tersebut, setiap persoalan yang disampaikan petani dapat dikaji secara komprehensif, mulai dari teknik budidaya, pola pemupukan, pengendalian hama dan penyakit tanaman, analisis kesuburan lahan, pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga pengembangan usaha tani agar lebih produktif dan berdaya saing.

Berita Terkait :  Golkar Mantabkan Kadernya Masuk Bursa Cawabup Gresik

Mulyadi menegaskan, pelayanan bergerak ini diharapkan mampu mempercepat penanganan berbagai persoalan pertanian sekaligus memperkuat pendampingan kepada petani sebagai pelaku utama pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Bondowoso.

“Kami ingin pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, kami yang datang ke petani, bukan sebaliknya. Harapannya, berbagai persoalan di lapangan bisa segera ditemukan jalan keluarnya sehingga produktivitas pertanian terus meningkat,” katanya.

Mobil Klinik Pertanian mengusung semangat Melayani, Mendampingi, dan Memberikan Solusi. Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung terwujudnya visi Bondowoso Berkah melalui sektor pertanian yang menjadi penyangga utama perekonomian daerah.

Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i turut mengapresiasi inovasi yang diinisiasi DPKP tersebut. Menurutnya, pelayanan yang langsung menyentuh petani merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

“Saya mengapresiasi program Mobil Klinik Pertanian ini. Semoga dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang besar bagi para petani. Sesuai harapan Bupati Bondowoso, pertanian adalah ruh daerah ini sehingga harus mendapat perhatian penuh agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Wabup As’ad juga mengajak para petani memanfaatkan layanan tersebut secara optimal. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan petani mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

“Ketika pemerintah hadir memberikan pelayanan dan pendampingan, maka semangat petani juga harus semakin kuat. Jika keduanya berjalan beriringan, saya yakin sektor pertanian Bondowoso akan semakin maju dan mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkasnya. [san.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!