27.8 C
Sidoarjo
Monday, July 20, 2026
spot_img

Lahan Kawasan Lanud Abdulrachman Saleh Malang Jadi Tanaman Tebu Produktif

Kab Malang, Bhirawa – Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh Malang, masuk wilayah Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Jumat (17/7), telah melaksanakan panen raya tebu seluas 800,5 hektar. Saat panen raya dihadiri Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto. Sehingga dengan keberhasilan memanen tebu, maka Lanud tersebut akan terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif sebagai kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Komandan Lanud (Danlanud) Abdulrachman Saleh Malang Marsma TNI Reza RR Sastranegara, Senin (20/7), kepada wartawan mengatakan, bahwa panen raya yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, untuk di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh Malang sendiri seluas 800,5 hektar. Untuk skala nasional TNI Angkatan Udara (AU) atau secara keseluruhan, pendampingan TNI AU mencakup 236.048 hektar lahan tebu di berbagai lokasi di Indonesia dengan potensi produksi hingga 18,38 juta ton tebu. “Panen Raya TNI ini, tentunya untuk mendukung program ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” terangnya.

Sebagai tuan rumah, lanjut dia, dalam pelaksanaan kegiatan di Lanud Abdulrachman Saleh, saat itu kita mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan secara baik bersama  unsur TNI, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait sehingga kegiatan nasional tersebut dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Sedangkan dalam panen raya tersebut dilaksanakan secara serentak di 43 titik di seluruh Indonesia sebagai wujud nyata sinergi TNI, khususnya Lanud Abdulrachman Saleh Saleh bersama pemerintah, petani, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

Berita Terkait :  Stok LPG 3Kg di Surabaya Jelang Ramadan Aman

Khusus TNI AU, Danlanud menegaskan, dalam pengembangan komoditas tebu menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung target produksi gula nasional. Keterlibatan TNI AU dalam pengembangan komoditas tebu merupakan salah satu langkah strategis untuk mendukung ketahanan pangan dan swasembada gula nasional.

“TNI AU memanfaatkan aset lahan non alutsista yang berada di sekitar Lanud untuk dioptimalkan menjadi lahan produktif. Sehingga TNI AU mengidentifikasi dan mengelola lahan-lahan cadangan di kawasan Lanud atau pangkalan militer agar tidak terbengkalai, lalu mengalihkannya menjadi perkebunan tebu produktif,” ujarnya. [cyn.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!