Tulungagung, Bhirawa. – Lima kios di Pasar Ngemplak Kota Tulungagung terbakar, Selasa (28/7) pagi sekitar pukul 04.25 WIB. Kebakaran terjadi diduga akibat korsleting listrik di salah satu kios.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung, Fajar Widariyanto mengungkapkan, lima kios yang terbakar tersebut berada di sisi selatan Pasar Ngemplak. Yang terdampak kebakaran kios nomor 37 sampai nomor 41.
Menurut Fajar, saat ini peristiwa ini sedang ditangani kepolisian setempat dan kios yang diduga sebagai pemicu kebakaran sudah pula dipasang garis polisi. ”Kepastian penyebab kebakaran menunggu hasil dari kepolisian. Tetapi diduga penyebabnya korsleting listrik dari kulkas atau freezer,” imbuhnya.
Fajar mengapresiasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Kabupaten Tulungagung yang bergerak cepat dalam memadamkan api. Mereka bahkan dapat melokalisir api sehingga tidak sampai meluas ke kios-kios lainnya.
Fajar menyebut, Disperindag Kabupaten Tulungagung akan mengambil langkah terhadap lima kios yang terdampak kebakaran setelah garis polisi dilepas oleh kepolisian. Dan untuk saat ini kejadian tersebut akan langsung dilaporkan ke Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin. ”Dilaporkan terlebih dulu ke pimpinan,” ucapnya.
Sebelumnya, Kasi Operasional Pemadam dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung, Bambang Pidekso, mengungkapkan pula jika kebakaran lima kios diduga disebabkan korsleting listrik.
”Dugaan penyebab kebakaran korsleting listrik pada freezer dan kulkas pada salah satu kios dan api membesar kemudian menyambar bagian atap,” katanya.
Bambang Pidekso menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang terkategori sedang itu. Namun demikian, akibat kebakaran, para pemilik kios yang semuanya merupakan pedagang buah-buahan mengalami kerugian yang ditotal mencapai Rp70 juta.
”Menurut pemilik kios total kerugian mereka dengan terbakarnya lima kios dan isinya sejumlah Rp70 juta,” bebernya.
Untuk memadamkan kebakaran di pasar tradisional terbesar di Tulungagung itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung mengerahkan tiga mobil pemadam. Selain juga didukung satu mobil water supply. [wed.fen]


