Kota Malang, Bhirawa. – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berkomitmen untuk terus merangkul para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung dan mengawal roda pembangunan daerah. Pengalaman serta rekam jejak para purnabakti yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) dinilai sebagai aset strategis yang sangat berharga untuk bahan evaluasi hingga pengawasan kebijakan publik.
Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 PWRI Kota Malang, Rabu (22/7) kemarin.
Menurut Wahyu, purna tugas bukan berarti memutus rantai pengabdian kepada masyarakat. Sebaliknya, rekam jejak panjang yang dimiliki para pensiunan ASN dapat menjadi referensi krusial bagi pemerintah dalam merumuskan maupun mengawal program kerja agar lebih tepat sasaran.
“Pengalaman para senior ini sangat kami butuhkan. Rekam jejak mereka bisa menjadi bahan masukan, kritik konstruktif, hingga pendampingan bagi Pemkot Malang dalam menyusun kebijakan pembangunan,” ujar Wahyu di hadapan ratusan anggota PWRI.
Ia menjelaskan, sudut pandang para birokrat senior sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan serta memperkaya proses pengambilan keputusan di lingkungan Pemkot Malang. Oleh karena itu, wadah komunikasi dan kolaborasi dengan PWRI akan terus dibuka lebar.
Lebih lanjut, Wahyu menyebut keberadaan PWRI tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mitra kritis pemerintah daerah dalam merespons pelbagai dinamika pembangunan Kota Malang.
“Usia boleh bertambah, tetapi semangat mengabdi tidak boleh surut. Pengabdian kepada daerah dan masyarakat tidak dibatasi status ASN aktif maupun purnabakti,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wahyu juga mendorong seluruh purnabakti untuk tetap menjaga produktivitas melalui pelbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Menurutnya, meningkatnya angka harapan hidup di Kota Malang harus diimbangi dengan aktivitas yang positif agar potensi dan pengalaman yang dimiliki tetap memberikan manfaat nyata bagi warga.
Pemkot Malang turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi PWRI yang selama 64 tahun mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus menjadi rumah bersama bagi para mantan pamong negara.
Peringatan HUT ke-64 PWRI Kota Malang ini berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pengurus PWRI, kepala Perangkat Daerah, pimpinan BUMD, organisasi purnabakti, serta ratusan pensiunan ASN di lingkungan Pemkot Malang. [mut.hel]


