Surabaya, Bhirawa – Laga final Piala Dunia yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina diprediksi berlangsung sengit dan berimbang. Menariknya, prediksi tersebut bukan sekadar berdasarkan intuisi, melainkan hasil analisis berbasis data menggunakan 25 indikator terukur yang membandingkan kekuatan kedua tim.
Wakil Rektor II Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Supangat, memperkirakan La Roja Spanyol akan keluar sebagai juara dengan kemenangan tipis 2-1 setelah melalui babak perpanjangan waktu (extra time) atas tim tango Argentina.
Menurut Supangat, kedua tim memiliki kualitas yang relatif seimbang sehingga pertandingan diperkirakan berlangsung ketat sejak menit awal.
Ia memprediksi babak pertama akan berakhir dengan skor 0-0 atau 1-1. Argentina dinilai berpeluang membuka keunggulan lebih dahulu melalui skema serangan balik cepat maupun situasi bola mati (set piece) yang mampu menguji mental juara Spanyol.
Namun, Spanyol diperkirakan mampu membalas sebelum waktu normal berakhir berkat permainan kolektif yang rapi serta penyelesaian akhir yang efektif.
“Prediksi skor akhir adalah 2-1 untuk kemenangan Spanyol melalui babak perpanjangan waktu,” ujar Supangat.
Pada babak tambahan, lanjutnya, faktor kedalaman skuad dan kondisi fisik menjadi keunggulan Spanyol. Masuknya pemain pengganti diperkirakan tidak akan menurunkan kualitas permainan, sementara Argentina mulai mengalami penurunan intensitas akibat gaya bermain yang menguras tenaga.
Supangat memprediksi gol penentu kemenangan Spanyol lahir pada paruh kedua babak extra time melalui skema transisi cepat. Dengan demikian, pertandingan diperkirakan tidak berlanjut ke adu penalti, yang selama ini dinilai menjadi salah satu keunggulan Argentina berkat faktor psikologis dan kualitas penjaga gawang mereka. [ina.kt]


