Surabaya, Bhirawa – SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Pucang Surabaya resmi menutup Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan mengusung konsep ”Ramah dan Menyenangkan”. MPLS berlangsung mulai 13 hingga 18 Juli ini diikuti 276 siswa baru, menandai adanya peningkatan jumlah peserta didik dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 272 anak.
Menurut Kepala SD Mudipat Surabaya, Ustadz Eddy Susanto SPd MPd, rangkaian MPLS ini dikemas secara interaktif selama lima hari penuh, lalu ditutup dengan agenda unjuk karya pada hari terakhir. Demi mencairkan suasana dan menghibur para siswa, pihak sekolah menghadirkan pendongeng nasional, Kak Bimo dari Yogyakarta, untuk berkisah di hadapan anak-anak.
“Sejak dini memang kami konsep anak-anak dalam masa MPLS ini memiliki karya yang menyenangkan buat dirinya dan teman-temannya. Hal ini bertujuan untuk melatih anak-anak agar memiliki rasa percaya diri,” ujar Ustadz Eddy saat ditemui disela-sela acara.
Ustadz Eddy menegaskan, penerapan MPLS di SD Mudipat menjamin lingkungan yang aman dan bebas dari segala bentuk tekanan. Sekolah berkomitmen penuh menerapkan prinsip tanpa perundungan (zero bullying) serta tanpa kekerasan, agar para siswa baru merasa nyaman, aman, dan bahagia memulai masa persekolahan mereka.
Ustadz Eddy juga menjelaskan, selama MPLS materi yang diberikan berfokus pada pengenalan lingkungan fisik serta budaya sekolah. Para siswa diajak berkeliling mengenal berbagai fasilitas penting seperti toilet, kantin, masjid, lapangan olahraga, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang BK, hingga ruang UKS. Tidak hanya menyasar para murid, SD Mudipat juga menggelar sesi sosialisasi dan silaturahmi khusus bersama orang tua siswa.
Tahun ajaran ini juga mencatatkan pencapaian baru bagi program keagamaan sekolah. SD Mudipat resmi membuka Program Kelas Tahfidz untuk pertama kalinya dengan jumlah peminat yang cukup tinggi, yakni langsung diikuti 31 murid pada angkatan perdananya.
Sistem MPLS yang edukatif dan humanis ini mendapat respons positif dari para orang tua murid. Dr Fenny Novita Dewi, salah satu orang tua siswa baru, mengaku sangat terkesan dengan pendekatan yang dilakukan pihak sekolah. Menurutnya, acara ini sangat seru dan efektif dalam mendongkrak rasa percaya diri anak dalam menghadapi fase transisi ke jenjang pendidikan sekolah dasar.
“MPLS ini sangat bermanfaat, sehingga anak-anak terus merasa diterima dan nyaman di sekolah yang barunya. Sehingga anak-anak juga akan lebih semangat untuk terus berprestasi ke depannya,” ungkap dr Fenny sembari berharap kegiatan serupa bisa terus dipertahankan. [fen.wwn]


