27.8 C
Sidoarjo
Wednesday, July 29, 2026
spot_img

Fakultas Syariah UIN Malang Perkuat Kolaborasi Internasional Lewat ICOLESS


Kota Malang, Bhirawa – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali memperkuat jejaring akademik internasional melalui penyelenggaraan The 9th International Conference on Law, Technology, Spirituality, and Society (ICOLESS) 2026.

Konferensi internasional yang berlangsung pada 29-30 Juli 2026 ini digelar secara hybrid dengan melibatkan dua perguruan tinggi ternama Malaysia, yakni Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

Mengusung tema Digital Transformation and Global Ecosystem: Integration of Islamic Law and Contemporary Studies to Achieve the Sustainable Development Goals, ICOLESS 2026 menjadi forum ilmiah yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan pemerhati hukum dari berbagai negara untuk mendiskusikan perkembangan hukum Islam, teknologi, serta dinamika masyarakat global di tengah pesatnya transformasi digital.

Dekan Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., menegaskan pentingnya kolaborasi akademik lintas negara dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin kompleks.

“Tema yang kami angkat adalah transformasi digital dan ekosistem global yang mengintegrasikan hukum Islam dengan studi-studi kontemporer untuk mencapai SDGs. Kami berharap apa yang didiskusikan dalam konferensi ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,” ujar Prof. Umi.

Prof. Umi menjelaskan, konferensi ini secara khusus membahas berbagai isu strategis, mulai dari hukum Islam, ekonomi syariah, ekosistem halal, hingga Islamic Studies dan Religious Studies. Selain memperkuat jejaring keilmuan, ICOLESS 2026 memberikan peluang publikasi bagi para peserta pada jurnal ilmiah bereputasi internasional terindeks Scopus.

Berita Terkait :  International Triathlon Piala Panglima TNI Sedot Animo Peserta Mancanegara

“Paper yang terseleksi akan dipresentasikan dalam panel session bersama editor-in-chief dan para pakar di bidangnya. Mereka memberikan masukan agar artikel yang disusun semakin berkualitas dan siap dipublikasikan,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Triyo Supriyatno, Ph.D., dalam keynote speech-nya menegaskan bahwa perguruan tinggi harus menjadi motor penggerak transformasi digital tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan.

“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem keilmuan yang adaptif terhadap transformasi digital dan tantangan global. Kolaborasi internasional seperti ICOLESS menjadi bagian penting untuk menghasilkan inovasi, riset berkualitas, serta solusi yang memberi manfaat bagi masyarakat dunia,” kata Prof. Triyo.

ICOLESS 2026 menghadirkan narasumber utama dari berbagai negara, di antaranya Assoc. Prof. Anees Tahir, LL.M., Ph.D. (Bahria University, Pakistan), Prof. Madya Datin Dr. Rafeah Saidon (UiTM Shah Alam), Prof. Dr. Zaenul Mahmudi, M.A. (UIN Malang), Satomi Ogata Nurchasanah (Kyushu International University, Jepang), Prof. Dr. Khoirul Hidayah, M.H. (UIN Malang), Assoc. Prof. Dr. Mohd. Shahid bin Mohd. Noh (University of Malaya), serta Prof. Madya Dr. Zuliza Mohd. Kusrin (UKM Malaysia).

Wakil Dekan I Fakultas Syariah UIN Malang, Prof. Dr. Sudirman, M.A., menambahkan bahwa pelaksanaan parallel session melibatkan para Editor in Chief jurnal bereputasi terindeks Scopus dan SINTA, serta pemandu diskusi dari perguruan tinggi mitra.

Berita Terkait :  Delapan Sekolah di Tuban Raih Adiwiyata 2024, Sejumlah Wilayah Peroleh ProKlim 

“Tradisi kolaborasi dengan UiTM dan UKM Malaysia ini terus kami jaga sebagai implementasi visi UIN Malang yang berwawasan global,” pungkas Prof. Sudirman. [mut.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!