30.6 C
Sidoarjo
Tuesday, July 28, 2026
spot_img

Dua BUMN di Tuban, Latih Pelajar Tanggap Bencana

Tuban, Bhirawa – Menyadari bahwa ancaman situasi darurat dapat terjadi kapan saja, PT PLN Nusantara Power (PLN NP) UP Tanjung Awar-Awar berkolaborasi dengan PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal (FT) Tuban beberapa hari Rabu (22/7/2026) lalu  menggelar program “Sekolah Tanggap Bencana: Edukasi dan Simulasi Kesiapsiagaan Bencana” di SMP Negeri 2 Jenu, Kabupaten Tuban.

Langkah strategis ini merupakan wujud nyata implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kedua BUMN yang difokuskan pada mitigasi kebencanaan dan peningkatan keselamatan masyarakat.

Kesiapsiagaan sejak usia sekolah dinilai menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko cedera serta mencegah munculnya korban jiwa saat kondisi krisis.

Dalam kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut, para siswa dan tenaga pendidik tidak hanya menerima pemahaman teoritis di kelas, melainkan diajak terjun langsung dalam sesi praktik serta simulasi lapangan.

Dengan menggandeng tim ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta tim Fire Rescue, para peserta dibekali keterampilan dasar menghadapi situasi darurat secara komprehensif.

Pembekalan taktis tersebut mencakup teknik identifikasi potensi bahaya di lingkungan sekitar, penguasaan jalur evakuasi yang aman, hingga simulasi pemadaman api secara tepat dan terukur menggunakan peralatan pemadam standar.

Edukasi ini dirancang khusus untuk membangun psikologis yang tenang dan responsif pada diri peserta didik ketika dihadapkan pada situasi kritis. Asman K4 PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar, Gilang Yuri Wibowo, menegaskan pentingnya pembentukan mental dan keterampilan aplikatif bagi para siswa.

Berita Terkait :  SIG dan Pelindo Perkuat Sinergi Operasional Logistik

 “Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali adik-adik siswa dengan pengetahuan yang aplikatif. Tujuan utamanya adalah membentuk ketenangan dan kesigapan saat menghadapi keadaan darurat, sehingga mereka tahu persis langkah penyelamatan diri apa yang harus diambil tanpa harus merasa panik,” ujar Gilang.

Lebih dari sekadar simulasi satu hari, program “Sekolah Tanggap Bencana” mengusung misi jangka panjang yang berorientasi pada penciptaan dampak sosial berkelanjutan.

Para pelajar tingkat SMP ini ditargetkan tidak hanya mampu melindungi diri sendiri, tetapi juga bertransformasi menjadi agen kesiapsiagaan (disaster resilience agents) yang menyebarkan budaya sadar bencana di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.

Sinergi erat antara PLN NP UP Tanjung Awar-Awar dan Pertamina Patra Niaga FT Tuban ini mempertegas komitmen korporasi dalam membangun ketahanan komunitas demi melahirkan generasi masa depan yang tangguh dan sigap di Kabupaten Tuban. [hud.kt]  

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!