29.5 C
Sidoarjo
Sunday, June 21, 2026
spot_img

DPRD Dukung Penambahan Alat MRI di RSUD Ibnu Sina Gresik

Gresik, Bhirawa – Guna terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, rencana pengadaan alat Magnetic Resonance Imaging (MRI) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina mendapat dukungan penuh dari DPRD Kabupaten Gresik. Alat ini dibutuhkan untuk memeriksa penyakit dalam, gangguan sistem saraf, serta kondisi medis lainnya secara lebih akurat demi kemudahan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Gresik, Lutfi Dhawam, menyatakan sangat mendukung rencana tersebut. Keberadaan alat MRI akan memberikan manfaat besar, mengingat selama ini warga yang membutuhkan pemeriksaan tersebut harus dirujuk ke rumah sakit di Surabaya. Nantinya, layanan ini bisa dilakukan langsung di Gresik.

“Saat ini RSUD Ibnu Sina memang belum memiliki alat MRI, padahal perangkat ini sangat dibutuhkan untuk mendeteksi berbagai penyakit, mulai dari saraf terjepit hingga gangguan pada organ dalam lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, pengadaan alat ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan sekaligus mengurangi beban dan biaya yang harus ditanggung masyarakat saat berobat. Pihaknya mendorong agar kebutuhan ini segera dipenuhi dan diharapkan bisa terealisasi pada tahun ini juga.

Lutfi menambahkan, jika rencana ini terwujud, RSUD Ibnu Sina akan semakin memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Gresik. Kehadiran alat canggih ini diharapkan membuat proses diagnosis menjadi lebih cepat, tepat, dan berkualitas tanpa perlu merujuk pasien ke kota lain.

Berita Terkait :  PT Freeport Indonesia Bangun Rumah Kompos untuk Warga Manyarejo Gresik

Sementara itu, Direktur RSUD Ibnu Sina, dr. Soni, mengakui bahwa hingga saat ini pihaknya belum memiliki fasilitas MRI. Ia berharap pengadaan alat ini bisa didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kami sangat membutuhkan alat ini untuk meningkatkan ketepatan diagnosis dan mempercepat penanganan pasien. Saat ini kami sedang mengajukan dukungan anggaran, mengingat harganya cukup tinggi, berkisar antara Rp15 miliar hingga Rp30 miliar. Kami berharap bisa terealisasi tahun ini dan mendapat dukungan penuh dari DPRD serta Pemkab Gresik,” imbuhnya. [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!