28.9 C
Sidoarjo
Thursday, June 18, 2026
spot_img

Piala Dunia Mahal

Akan terjadi”drama”(semangat dan air mata) dalam setiap pertandingan sepakbola Piala Dunia 2026. Terdapat 104 pertandingan yang di-ikuti kesebelasan dari 48 negara. Diantaranya pada fase grup terdapat 72 pertandingan “hidup mati” negara peserta, yang terbagi dalam 12 grup. Berlanjut “drama” pada babak gugur yang meliputi 32 pertandingan. Termasuk perebutan peringkat tiga. Namun sesungguhnya telah terjadi “drama” sebelum pertandingan dimulai. Yakni, pemulangan wasit asal Somalia, dan penolakan timnas Iran.

Dipulangkan dari Amerika Serikat (AS), wasit Omar Abdulkadir Artan, karena diduga ter-afiliasi dengan organisasi terlarang di AS. Namun kepulangganya disambut rakyat Somalia bagai pahlawan. Tiba di Mogadishu, pemerintah Somalia memberi kesempatan mengarak wasit paling disegani di seantero Afrika. Sebagai gantinya, federasi sepakbola seluruh dunia, FIFA menjamin penuh hak-hak Omar Artan. Sesuai jadwal kerja yang telah diberikan.

Bahkan FIFA telah memberi pekerjaan profesi mulia kepada Omar Artan. Yakni, bakal memimpin pertandingan Piala Super UEFA (UEFA Super Cup) antara Paris Saint-Germain melawan Aston Villa di Austria. Menunjukkan posisi karier (tertinggi) wasit, yang diakui dunia. “Drama” lain yang lebih kejam, adalah mencekal, tidak memberi visa kepada setiap orang Iran yang ter-afiliasi dengan korps garda revolusi Iran (IRGC). Niscaya meliputi seluruh rakyat Iran. Termasuk seluruh pemain Timnas sepakbolaIran beserta seluruh ofisial, yang terang-terangan menyatakan kebanggaan terhadap IRGC.

Berita Terkait :  Desa Sidoraharjo Ditunjuk Pemprov Jatim Sebagai Desa Berdaya

Pemain Timnas Iran tetap di-izin-kan menginap semalam, dan saat bertanding di AS. Lalu secepatnya, dalam beberapa jam, harus meninggalkan AS, setelah bertanding. Timnas Iran harus kembali ke Meksiko, yang menjadi basecamp khusus. Tetapi di lapangan juga terjadi “drama” pembentangan bendera raksasa Republik Islam Iran, di stadion SoFi Stadium, Los Angeles, AS. Jelang pertandingan Iran vs Selandia Baru. Tetapi bendera “Singa dan Matahari” (yang Pro Orde LamaIran) dilarang. Pertandingan berakhir imbang (2-2).

“Drama” Piala Dunia 2026, niscaya masih akan terjadi berjilid-jilid. Termasuk untuk pertama kali Piala Dunia diselenggarakan di tiga negara (Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko). Sehingga setiap tuan rumah tidak bisa semau gue melakukan berbagai pembatasan yang merugikan Timnas berbagai negara. Namun “drama” tak kurang penyebab. Termasuk harga hak siar setiap pertandingan. Penentuan tarif berbeda. Berdasar animo “gibol” di setiap negara. Serta PDB (Produk Domestik Bruto) negara.

Harga hak siar akan meliputi jumlah pertandingan yang di-ingin-kan. Terdiri dari total 104 pertandingan. Beberapa televisi di berbagai bisa memilih sebagian, mulai delapan besar, hingga final. Namun biasanya memilih seluruh pertandingan, seperti dilakukan TVRI untuk seluruh rakyat Indonesia. Harga yang dibayar oleh TVRI konon sebesar US$ 80 juta. Harga yang harus dibayar oleh Kementerian Keuangan, jauh lebih besar, sampai 500% dibanding Vietnam (US$ 15 juta), dan Thailand (US$ 15 juta-US$ 40 juta). Serta Malaysia US$ 50 juta.

Berita Terkait :  Komisi IV DPR RI segera Rumuskan Peta Jalan Ekspor Beras Demi Salurkan Stok Beras Melimpah

Bahkan pembayaran hak siar Indonesia jauh lebih mahal dibanding China, Cuma US$ 60 juta. Hebatnya, dengan satu kontrak harga itu, China memperoleh hak siar Piala Dunia 2026, Piala Dunia 20230. Padahal PDB China mencapai US$ 19,6 trilyun. Sedangkan PDB Indonesia hanya US$ 1,4 triyun. Lebih lagi jumlah penduduk China sebanyak 1,4 milyar jiwa le bih. Sedangkan Indonesia 288,3 juta jiwa lebih. Niscaya animo penonton televisi lebih besar.Serta animo per-iklan-an lebih besar pula.

KononChina piawai menawar.Namun banyak netizen mengusulkan, agar KPK turut menjejaki harga hak siar Piala Dunia 2026.

——— 000 ———

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!