Kediri, Bhirawa – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyatakan kesiapannya apabila kembali mendapatkan mandat untuk memimpin PBNU dalam periode berikutnya.
Gus Yahya mengatakan, masih terdapat sejumlah agenda strategis yang belum tuntas selama masa kepemimpinannya. Hal itu menjadi salah satu alasan dirinya siap kembali maju apabila mendapat dukungan dalam proses menuju Muktamar NU.
“Saya siap, sejak awal saya siap, karena telah sejak awal menyampaikan bahwa saya memang melamar untuk mengerjakan sejumlah agenda. Nah agenda-agenda penting untuk menyelesaikan agenda itu,” ujar Gus Yahya kepada awak media, Sabtu (20/6).
Ia mengaku telah menyampaikan keinginannya tersebut kepada jajaran pengurus NU di berbagai tingkatan, mulai dari PBNU hingga struktur organisasi di bawahnya.
“Iya, saya sudah sampaikan kepada khalayak dan juga khususnya kepada para jajaran pengurus NU di semua tingkatan. Bahwa ada sejumlah agenda yang semula saya janjikan, dan saya masih akan membutuhkan waktu,” katanya.
Gus Yahya menambahkan, dirinya meminta mandat tambahan kepada seluruh peserta Munas Alim Ulama dan Konbes NU yang nantinya akan bermuara pada pelaksanaan Muktamar NU.
“Akhirnya saya meminta mandat ditambah untuk menyelesaikan dengan sejumlah agenda lanjutan yang juga sama strategisnya,” ungkapnya.
Ia pun secara terbuka meminta kesempatan untuk kembali mengemban amanah sebagai pemimpin organisasi yang didirikan oleh Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari tersebut.
“Saya minta untuk memberi kesempatan melanjutkan,” ujarnya.
Sementara terkait persiapan pelaksanaan Munas dan Konbes NU di Aula Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Gus Yahya menilai persiapan secara umum telah berjalan baik.
Ia berharap apabila masih terdapat kekurangan dalam mekanisme kepanitiaan, khususnya dalam penyambutan tamu dan peserta, dapat segera diselesaikan.
“Mudah-mudahan bisa dibicarakan dengan teman-teman panitia untuk segera diperbaiki,” tandasnya. [van.nov.kt]


