28.3 C
Sidoarjo
Sunday, June 21, 2026
spot_img

Berdampak Positif, Warga Kertajaya Berharap KKN Untag Surabaya Berkelanjutan


Surabaya, Bhirawa
Kegiatan Empowering Community atau kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nonreguler Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya semester genap 2025/2026 menuai respon positif. Salah satunya adalah kegiatan KKN Nonreguler yang berlangsung di RW 8 Kelurahan Kertajaya, Surabaya.

“Saya berharap KKN Untag Surabaya semester depan tetap ada yang dilakukan di RW ini lagi,” pinta Ketua RW 8 Keluarahan Kertajaya Hj Supuani SH saat acara perpisahan dengan peserta KKN Nonreguler Untag Surabaya, Sabtu (20/6) malam.

Menurut Ibu Ani, demikian biasa Ketua RW ini dipanggil warga, kehadiran mahasiswa KKN Untag Surabaya telah memberikan dampak positif bagi kehidupan warga RW 8 Kertajaya.

“Program-program yang direncanakan berjalan lancar dan berdampak, baik berupa kegiatan fisik, pembenahan taman, pengadaan papan informasi, atau edukasi kepada warga dan pemberdayaan UMKM di lingkungan kami sangat terasa hasilnya,” jelas Bu Ani lagi. Lantaran itu, mewakili warga di RW 8 Kertajaya, Bu Ani secara khusus meminta kepada Dosen Pembimbing Lapangan KKN Nonreguler Untag Surabaya Wahyu Kuncoro, ST.,M.Medkom agar semester depan Untag Surabaya kembali melakukan KKN di wilayah RW 8.

“Saya minta Pak Wahyu selaku DPL memperjuangkan agar KKN bisa dilakukan di wilayah kami, karena masih ada beberapa wilayah yang belum tersentuh,” kata Ibu Ani penuh semangat.

Merespon permintaan tersebut, DPL Untag Surabaya di RW 8, Wahyu Kuncoro, ST.,M.Med.Kom yang sehari-hari dosen Prodi Ilmu Komunikasi mengaku bersyukur apa yang dilakukan anak bimbingnya mendapatkan apresiasi warga.

Berita Terkait :  Tanam Pohon Peringatan Hapernas 2024, Menteri PUPR Kolaborasikan Hari Perumahan dengan Hari Habitat

“Walau kami menyadari masih ada kekurangan disana sini, tetapi apresiasi dari warga Kertaya menjadi energi bagi kami semua untuk terus memperbaikinya di periode yang akan datang,” jelas Wahyu.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Wahyu Kuncoro, ST.M.Med.Kom saat mendampingi Wakil Rektor 1 Untag Surabaya Dr. Rr. Amanda Pasca Rini, S.Psi., M.Si., Psikolog melakukan supervisi kegiatan KKN Nonreguler.

Menurut Wahyu, bahwa program program yang dikerjakan telah diusahakan agar bisa menjawab persoalan masyarakat.

“Dengan keterbatasan waktu yang kami miliki, kami mencoba merancang program dengan cermat dengan survei dan komunikasi dengan warga. Alhamdulillah hasilnya mendapat sambutan positif dari warga,” jelas Wahyu Lagi. Lebih dari itu, lanjut Wahyu, bahwa program KKN ini juga menjadi sarana belajar bagi mahasiswa bagaimana menemukan masalah kemudian juga merancang solusi atas persoalan yang ditemukan di masyarakat.

“Saya percaya mahasiswa juga bisa belajar banyak dari kegiatan KKN Nonreguler ini. Setidaknya menjadi sadar dan mengerti bahwa ilmu yang didapatkan di bangku kuliah belumlah cukup untuk bekal hidup dalam masyarakat. Mahasiswa harus terus belajar termasuk di dalamnya belajar pada masyarakat,” kata Wahyu penuh harap.

Wakil Rektor 1 (Warek 1) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Dr. Rr. Amanda Pasca Rini, S.Psi., M.Si., Psikolog saat melakukan supervisi kegiatan KKN Nonreguler beberapa waktu lalu mengungkapkan rasa bangganya atas apa yang dikerjakan mahasiswa Untag Surabaya di lokasi KKN.

“Selama KKN, mahasiswa tetap menyelipkan nilai-nilai patriotisme dalam aktivitas dan program yang disusunnya,” jelas Amanda. Dalam melakukan supervisi Amanda didampingi beberapa pengurus dari LPPM Untag Surabaya.

Berita Terkait :  Meningkat, 100 Murid SMAN 16 Surabaya Lolos SNBT 2025

“Kedatangan kami melakukan supervisi untuk memastikan bahwa program kerja yang dirancang sesuai dengan apa yang ditetapkan universitas,” jelas Amanda.

Menurut pakar psikologi sosial ini, selama KKN mahasiswa diminta untuk selalu menjaga nama baik dan martabat almamater.

“Alhamdulillah anak-anak selalu bisa menjaga diri dan terbukti kegiatan KKN Untag Surabaya selalu dirindukan oleh masyarakat,” kata Amanda lagi.

Sementara itu, Ketua Kelompok NR 8 Kelurahan Kertajaya Achmad Riza Sulthoni Al Faroqi mengaku lega kegiatan KKN Nonreguler yang berlangsung selama 6 minggu atau 12 kali pertemuan telah selesai dilakukan.

Dalam kesempatan tersebut, tidak lupa Riza mengungkapkan terima kasihnya kepada warga RW 8 Kertajaya yang telah memberikan support dalam pelaksanaan KKN kelompoknya.

“Keberhasilan dan kelancaran kegiatan ini tidak lain berkat dukungan warga yang luar biasa,” jelas Riza. Selain itu, Riza juga menyampaikan permintaan maafnya kalau selama pelaksanaan KKN Nonreguler masih ada hal-hal yang kurang sempurna.

“Kami minta maaf kalau misalnya masih ada program yang belum tereksekusi secara baik atau juga ada sikap dan perilaku kami yang kurang pas,” tutur mahasiswa Prodi Teknik Industri ini.

Kegiatan perpisahan berlangsung hangat dan penuh kesan. Dengan mengenakan dresscode batik, mahasiswa terlihat ceria dan gembira karena kegiatan yang dilakukannya mendapat apresiasi positif dari warga.

“Rasanya lelah dan capek itu menjadi hilang ketika apa yang dikerjakan mendapat respon positif warga,” tutur Salvinia salah satu peserta KKN NR 8 Kelurahan Kertajaya. Menurut mahasiswi Ilmu Komunikasi ini, banyak pengalaman dan pelajaran yang didapatkan selama melaksanakan kegiatan tersebut.

Berita Terkait :  1.547 Calon Mahasiswa Baru ITS Lolos Jalur SNBP 2025

“Ada kisah dan cerita selama KKN yang pasti akan jadi kenangan dan tidak terlupakan,” ungkap Salvinia sambil tersenyum manis. Selain dihadiri perwakilan Kelurahan Kertajaya, juga nampak hadir tokoh masyarakat dan para mitra UMKM di wilayah RW 8 Kelurahan Kertajaya. [why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!