Tuban, Bhirawa – Malam puncak Grand Final Pemilihan Duta Wisata Cung & Ndhuk Kabupaten Tuban 2026 berlangsung meriah di Taman Hutan Kota Abhipraya Tuban, Sabtu (25/7) malam. Kegiatan yang disiarkan secara langsung melalui kanal resmi Diskominfo Tuban tersebut menjadi puncak rangkaian seleksi putra-putri terbaik Kabupaten Tuban untuk mengemban amanah sebagai Duta Wisata.
Ajang yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali ini merupakan program Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Tuban yang berkolaborasi dengan Paguyuban Cung & Ndhuk Tuban dan didukung berbagai pihak sebagai upaya memperkuat promosi pariwisata, kebudayaan, serta ekonomi kreatif daerah.
Kepala Disbudporapar Kabupaten Tuban, Mohammad Emawan Putra, S.E., M.A.P., dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian Pemilihan Cung & Ndhuk Tuban 2026 telah dimulai sejak Mei 2026 melalui proses pendaftaran peserta. Selanjutnya, para peserta mengikuti pra-karantina secara daring yang berisi pembekalan mengenai personal branding, grooming, dan self confidence.
Tahapan berikutnya adalah Preliminary and Talent Show yang digelar di Atrium Citimall Tuban pada 12 Juli 2026. Para finalis juga mendapatkan pembekalan khusus dari Bupati Tuban di rumah dinas komplek Pendapa Kridha Manunggal sebelum memasuki masa karantina dan malam grand final.
Menurut Emawan, ajang ini tidak hanya mencari putra-putri terbaik sebagai ikon pariwisata, tetapi juga membentuk generasi muda yang memiliki wawasan kepariwisataan, kecintaan terhadap budaya daerah, kemampuan komunikasi publik, serta kecakapan memanfaatkan teknologi digital dalam mempromosikan potensi Kabupaten Tuban.
“Melalui Cung & Ndhuk, kami berharap lahir generasi muda yang mampu menjadi mitra pemerintah dalam memperkenalkan destinasi wisata, melestarikan budaya, serta mengangkat produk ekonomi kreatif Kabupaten Tuban ke tingkat regional maupun nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, S.E., mengatakan bahwa penyelenggaraan Cung & Ndhuk tahun ini menunjukkan kolaborasi yang semakin baik antara pemerintah daerah dengan Paguyuban Cung & Ndhuk Tuban serta berbagai mitra.
“Setiap dua tahun sekali Cung & Ndhuk digelar untuk memilih duta wisata Kabupaten Tuban. Tahun ini pelaksanaannya semakin baik karena seluruh pihak berkolaborasi. Paguyuban Cung & Ndhuk bersama pemerintah memiliki semangat yang sama untuk mengenalkan potensi wisata Tuban hingga tingkat provinsi dan nasional,” Kata Lindra.
Ia menambahkan, sektor pariwisata saat ini menjadi salah satu bidang yang terus dikembangkan setiap daerah. Karena itu, peran generasi muda dinilai sangat penting sebagai figur yang mampu menyampaikan informasi dengan pendekatan kreatif melalui berbagai media.
“Anak-anak muda memiliki cara berkomunikasi yang dekat dengan masyarakat. Manfaatkan media digital dan teknologi untuk mengenalkan wisata, budaya, serta potensi Kabupaten Tuban dengan cara yang kreatif, positif, dan membanggakan,” pesannya.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh finalis yang telah menunjukkan dedikasi dan kemampuan terbaik selama proses seleksi. “Selamat kepada Cung & Ndhuk Tuban 2026 yang telah terpilih. Namun saya juga mengucapkan selamat kepada seluruh 20 finalis karena semuanya merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Tuban. Terima kasih kepada para orang tua yang telah mendukung putra-putrinya hingga berada di titik ini,” tuturnya.
Ia berpesan agar para pemenang tidak larut dalam euforia kemenangan. Menurutnya, tugas sesungguhnya baru dimulai setelah dinobatkan sebagai Duta Wisata Kabupaten Tuban. “Jangan berlebihan dalam euforia. Jalankan amanah dengan sebaik-baiknya, terus belajar, tetap rendah hati, dan selalu menghormati orang tua serta semua pihak yang telah membimbing kalian,” tegasnya.
Suasana malam grand final semakin semarak ketika Bupati Tuban berkesempatan bernyanyi bersama Raka Raki Jawa Timur serta duta wisata dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur yang hadir sebagai tamu kehormatan.
Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari Forkopimda, Udangan dan masyarakat yang memadati kawasan Taman Hutan Kota Abhipraya, sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dalam memajukan pariwisata tuban.
Pada malam grand final tersebut, dewan juri menetapkan Abdullah Fitim dari SMAN 4 Tuban sebagai Cung Tuban 2026, sedangkan Alexsandria Zelviera dari SMAN 2 Tuban dinobatkan sebagai Ndhuk Tuban 2026.
Posisi Wakil I Cung Tuban 2026 diraih Fulvian Dante Firja dari SMAN 1 Tuban, sementara Wakil I Ndhuk Tuban 2026 diraih Tsany Nadia Zafira dari UPN Veteran Jawa Timur Surabaya. Adapun Wakil II Cung Tuban 2026 diraih M. Sulton Auliak dari SMAN 3 Tuban dan Wakil II Ndhuk Tuban 2026 diraih Aureli Yumna Syahada dari SMAN 1 Tuban.
Penghargaan Top 4 diberikan kepada M. Rizki Romadhon dari SMAN 1 Tuban dan Dewi Bunga Anggraeni Pratiwi dari UPN Veteran Jawa Timur Surabaya. Sementara penghargaan Top 5 diraih Ahmad Marzuki dari SMAN 2 Tuban dan Febriyanti Az-Zahra Wicaksono dari UPN Veteran Jawa Timur Surabaya.
Pada kategori atribut, M. Sa’id Husaein Al-Farizy dari Universitas Airlangga Surabaya meraih gelar Cung Berbakat, sedangkan Zahra Bilqiis Hardianingsih dari MAN 1 Tuban dinobatkan sebagai Ndhuk Berbakat. Gelar Cung Favorit diraih M. Arrozak Khakim dari SMAN 2 Tuban, sementara Ndhuk Favorit diberikan kepada Maulidia Aisyah Herliyan Neha dari Universitas Brawijaya Malang.
Penilaian pada ajang Cung & Ndhuk Tuban 2026 dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari unsur legislatif, pemerintah, akademisi, media, dan organisasi duta wisata.
Melalui ajang ini, para Cung & Ndhuk Tuban 2026 diharapkan mampu menjadi duta yang aktif mempromosikan destinasi wisata, kekayaan budaya, serta produk ekonomi kreatif unggulan Kabupaten Tuban. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan kreativitas generasi muda, sektor pariwisata Kabupaten Tuban diharapkan semakin dikenal luas serta memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah. [hud.wwn]


