27.8 C
Sidoarjo
Sunday, July 19, 2026
spot_img

Banyak Kursi Kosong di SD Negeri, Dispendik Gresik Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Gresik, Bhirawa – Pasca Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB), jenjang Sekolah Dasar (SD) Negeri. Dari total 389 SD Negeri yang membuka pendaftaran, hanya 53 sekolah yang berhasil memenuhi kuota pagu yang telah ditetapkan. Dinas Pendidikan (Dispendik), lakukan evaluasi tes kemampuan akademik (TKA), dan survei lingkungan belajar.

Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Dispendik Gresik Sunikan mengatakan, bahwa  rendahnya jumlah peserta didik di sejumlah sekolah dipengaruhi berbagai faktor. Dan kondisi tersebut, menjadi tantangan bagi seluruh kepala sekolah SD Negeri. Untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, baik pada guru maupun mutu pendidikan.

“Persaingan dengan sekolah swasta, juga turut memengaruhi jumlah pendaftar di SD Negeri. Sebagian orang tua, memilih menyekolahkan anaknya ke lembaga pendidikan swasta. Yang dianggap memiliki program unggulan, maupun fasilitas yang lebih menarik,” ujarnya.

Dari  total pagu yang disediakan mencapai 14.599 kursi, hingga akhir proses penerimaan kemarin. Jumlah siswa yang mendaftar, dan diterima hanya sebanyak 10.051 orang. Masih tersisa 4.548 kursi yang belum terisi, dan sebanyak 80 SD Negeri tercatat hanya menerima kurang dari 10 siswa baru. Bahkan sejumlah sekolah hanya memperoleh peserta didik dalam hitungan jari, yakni antara 2 hingga 5 siswa.

Sekolah yang kekurangan siswa antara lain SDN 79 Glanggang Duduksampeyan, hanya menerima tiga siswa. SDN 210 Tanjung Kedamean menerima empat siswa, sedangkan SDN 250 Pegundan Bungah memperoleh lima siswa baru. SDN 265 Racikulon Sidayu yang menerima lima siswa, SDN 298 Raya Ujungpangkah dengan empat siswa. SDN 308 Sidomulyo Ujungpangkah yang memperoleh lima siswa baru, dan SDN 322 Camaruddin Panceng hanya menerima dua siswa.

Berita Terkait :  Bogasari Tingkatkan Teaching Factory di SMKN 2 Kabupaten Pandeglang Banten

Untuk Sangkapura Bawean, SDN 324 Wotan memperoleh tiga siswa, SDN 325 Babakhilur lima siswa. SDN 326 Balikterus lima siswa, SDN 331 Poloasem tiga siswa. SDN 339 Muara empat siswa, SDN 348 Pendidikan tiga siswa, dan SDN 355 Sungaitanjung empat siswa. Dan Kecamatan Tambak, SDN 372 Gunungtimur dua siswa. SDN 375 Tanah Merah empat siswa, SDN 387 Dedawang dan SDN 388 Batu Lintang masing-masing hanya menerima lima siswa baru.

“Top leader adalah kepala sekolah, yang harus mampu mengelola sekolah dengan baik. Guru juga harus terus meningkatkan kompetensi, melalui bimbingan teknis yang dapat didukung dana BOS. Maka akan berdampak pada kualitas pembelajaran, untuk berkompetisi dengan sekolah swasta,”ungkapnya.

Ditambahkan Sunikan, bahwa Dispendik terus melakukan evaluasi melalui berbagai instrumen seperti rapor pendidikan. Seperti Tes Kemampuan Akademik (TKA), dan survei lingkungan belajar. Evaluasi tersebut, menjadi dasar penyusunan program peningkatan mutu di masing-masing sekolah. Juga pendampingan  sekolah melalui rapor pendidikan, agar kualitas pembelajaran semakin baik. Dan kepercayaan masyarakat, terhadap SD Negeri terus meningkat. [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!