Gresik, Bhirawa — Musim kemarau mulai menekan ketersediaan air bersih bagi warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Menyikapi kondisi tersebut, Polres Gresik melalui program “Polres Gresik Peduli” turun langsung menyalurkan bantuan air bersih ke tiga desa di Kecamatan Balongpanggang yang terdampak kekeringan, yaitu Desa Wahas, Desa Ganggang, dan Desa Pacuh.
Kegiatan penyaluran dimulai sejak pagi hari. Personel kepolisian mendatangi permukiman warga dan menyalurkan air bersih ke wadah-wadah penampungan milik masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga selama pasokan air mengalami keterbatasan akibat musim kemarau.
Penyaluran dipimpin langsung oleh Kapolsek Balongpanggang AKP Wiwit Mariyanto, didampingi Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas. Sejumlah personel gabungan juga diterjunkan, meliputi anggota Kamsel Satlantas, Bhabinkamtibmas Polsek Balongpanggang, serta anggota Turjawali Satlantas Polres Gresik.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan bahwa bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons cepat terhadap kesulitan yang dihadapi warga di tengah musim kemarau.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan manfaat langsung dan membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih, khususnya di kondisi musim kemarau saat ini,” ujarnya.
Menurutnya, air bersih adalah kebutuhan vital yang tidak dapat ditunda. Karena itu, kepolisian berupaya hadir secara langsung di tengah masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kekeringan berlangsung. Air yang disalurkan dapat digunakan warga untuk keperluan memasak, minum, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.
“Diharapkan bantuan ini dapat mencukupi kebutuhan harian warga. Polres Gresik akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat dalam situasi apa pun,” tegas Ramadhan.
Kedatangan armada tangki air bersih disambut antusias oleh warga ketiga desa. Masyarakat berharap distribusi air tidak berhenti pada bantuan sesaat, melainkan terus dilakukan selama sumber air alami belum kembali normal. Aksi ini sekaligus menjadi respons cepat kepolisian terhadap dampak kemarau yang mulai terasa di wilayah Balongpanggang, sekaligus memperkuat sinergi lintas pihak untuk menjamin ketersediaan air bersih warga. [kim.kt]

