Gresik, Bhirawa
Suasana yang begitu hangat dan menyentuh hati menyelimuti sepanjang jalan di Dusun Slempit, Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, pada Minggu (10/5/2026). Terlihat pemandangan yang sungguh membahagiakan para anggota Satuan Tugas TMMD ke-128 Gresik bahu-membahu bekerja bersama para pemuda Karang Taruna Karya Utama Slempit, bagaikan saudara yang tak terpisahkan.
Dengan gagang cangkul, sabit, serta peralatan kebersihan sederhana di tangan, mereka bergerak kompak tanpa mengenal lelah. Bersama-sama, mereka merapikan rumput liar yang tumbuh liar di tepian jalan, serta mengumpulkan sampah yang berserakan di sekitar lapangan bola hingga lapangan voli desa. Perlahan namun pasti, lingkungan yang tadinya tampak kurang terawat berubah menjadi semakin bersih, rapi, dan mempesona—seolah tersenyum menyambut kebersamaan yang terjalin indah itu.
Kepala Dusun Slempit, Supriyadi, tak dapat menyembunyikan rasa syukur dan kebahagiaannya menyaksikan kehadiran program TMMD ke-128 di desanya. Baginya, kehadiran para prajurit bukan sekadar membawa perubahan fisik, melainkan telah menyalakan kembali semangat persaudaraan yang begitu luhur di hati warga.
“Warga merasa sangat terbantu dan hati terasa senang sekali. Lingkungan desa kini jauh lebih bersih dan asri. Yang paling menyentuh hati saya, para pemuda desa pun kian bersemangat turun ke lapangan, bekerja bakti bersama Bapak-bapak TNI seolah tak ada jarak yang memisahkan,” ujar Supriyadi dengan nada haru.
Lebih dari sekadar pekerjaan membersihkan lingkungan, kebersamaan yang terjalin antara Satgas TMMD dan warga ini menjadi pemandangan yang sungguh membanggakan dan menyejukkan jiwa. Di balik keringat yang menetes, terpancar kedekatan batin yang kian erat—membuktikan bahwa kehadiran TNI tidak hanya membangun gedung dan jalan, tetapi juga merajut ikatan kasih sayang yang tulus dengan masyarakat desa.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Satgas TMMD terus menaburkan nilai-nilai luhur: kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang menjadi jiwa bangsa. Di Dusun Slempit ini, kita kembali merasakan betapa indahnya hidup berdampingan, saling bergandengan tangan, dan saling menguatkan—sebuah kehangatan yang akan terus terpatri dalam ingatan setiap warga. [iin.kt]


