27.5 C
Sidoarjo
Tuesday, July 21, 2026
spot_img

50 Pasang Calon Pengantin di Sidoarjo dapat Bimbingan Sebelum Nikah

Sidoarjo, Bhirawa. – Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Selasa (21/7) kemarin, mengumpulkan 50 pasang calon pengantin (Catin) atau 100 orang, untuk diberikan bimbingan kesehatan perempuan dewasa.

Fungsional penyuluh kesehatan masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Mochamad Soffa SGz, mengatakan kegiatan tersebut arahnya untuk mencegah angka kematian ibu dan anak, mencegah penyakit menular, dan mencegah anak yang dilahirkan tumbuh kondisi stunting. “Juga mencegah angka perceraian di Sidoarjo,” kata Soffa, dalam acara yang digelar di aula Kemenag Sidoarjo itu.

Informasi dari pengadilan agama (PA) Sidoarjo, yang ia dapat, angka perceraian di kabupaten Sidoarjo berkisar 40 sampai 45 persen.

Dalam acara setengah hari ini, sejumlah materi ikut diberikan. Ada dari RSUD Notopuro Sidoarjo soal kesehatan reproduksi, psikolog dari layanan disabilitas Dikbud Sidoarjo soal merawat kesehatan mental dan masalah spiritual dari Kemenag Sidoarjo.

Acara yang digelar seiring dengan rencana akan dilakukan penanda tanganan MOU, antara Pemkab Sidoarjo dengan Kemenag Sidoarjo, terkait pelaksanaan bimbingan perkawinan pelayanan kesehatan dan pendampingan calon pengantin.

Di tingkat Provinsi Jawa Timur, MOU seperti ini , kata Soffa, sudah berjalan. Sehingga akan ditindak lanjuti di tingkat kabupaten. OPD yang terkait , dalam program ini, akan punya peranan sendiri-sendiri. Misalnya Dinas Kesehatan akan melakukan cek kesehatan bagi para calon pengantin.

Dinas P3AKB, lewat pedamping keluarga melakukan pendampingan kepada para Catin, mulai dari rencana pernikahan, cek kesehatan, dan akad nikah oleh KUA. Dan, Pihak KUA, memberikan bimbingan pernikahan. “Tujuan utama, adalah menciptakan keluarga sehat , jasmani rohani, kepada ibu , bapak dan anak ,” kata Soffa.

Berita Terkait :  Ratusan Warga Malang Raya Ikuti Layanan Kesehatan Gratis Alfamidi

Disampaikan Widya, salah satu peserta workshop ini materi yang disampaikan narasumber sangat bermanfaat bagi dirinya yang akan melangsungkan pernikahan pada Bulan September 2026 ini. ” Sangat menambah referensi saya, pada masalah kesehatan mental misalnya, saya jadi punya ilmu cara mengontrol emosi pada saat pernikahan nanti,” kata gadis asal Desa Banjarkemantren Kecamatan Buduran itu.[kus.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!