28.2 C
Sidoarjo
Tuesday, May 12, 2026
spot_img

Stok Darah PMI Kota Malang Melimpah Hingga Jadi Penyangga Daerah Lain

Ketua PMI Kota Malang, Imam Buchori saat ditemui di Gedung PMI Kota Malang, Selasa (12/5) kemarin.

​Kota Malang, Bhirawa
Kesadaran kemanusiaan warga Kota Malang dalam mendonorkan darah patut diacungi jempol. Hingga medio Mei 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang melaporkan ketersediaan stok darah dalam kondisi sangat aman. Tak hanya mampu mencukupi kebutuhan lokal, PMI Kota Malang kini bertransformasi menjadi “penyangga” bagi daerah lain di Indonesia yang mengalami krisis stok darah.

​Ketua PMI Kota Malang, H. Imam Buchori, mengungkapkan bahwa seluruh komponen darah, mulai dari sel darah merah (PRC), trombosit (TC), hingga plasma, tersedia lengkap di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Malang.

​”Alhamdulillah, sampai hari ini stok darah sangat aman. Kesadaran masyarakat Kota Malang bukan sekadar bagus, tapi sangat luar biasa. Donor darah sudah menjadi gaya hidup di sini,” ujar Imam Buchori saat ditemui di Gedung PMI Kota Malang, Selasa (12/5).

​Imam menjelaskan, tren positif ini terlihat dari data bahwa sekitar 70 persen pendonor datang secara sukarela ke kantor PMI tanpa perlu mobilisasi khusus. Kekuatan basis data pendonor juga menjadi kunci; ketika petugas menghubungi melalui pesan singkat, warga dengan sigap merespons untuk mendonorkan darahnya.

​Kondisi surplus ini membawa PMI Kota Malang berkontribusi aktif dalam misi kemanusiaan lintas daerah. Tercatat, PMI Kota Malang pernah mengirimkan kantong darah ke sejumlah daerah.

Berita Terkait :  Teken MoU dengan KBRI Malaysia, Bupati Gresik Ingin Selamatkan Anak Pekerja Migran dari Generasi Tanpa Indentitas

Selain itu, permintaan bantuan juga datang dari wilayah jauh seperti Yogyakarta, Sleman, hingga Banyuwangi.
​Kualitas Standar Industri (CPOB)
​Imam menegaskan bahwa kualitas pengelolaan darah di wilayahnya telah memenuhi standar

​”Dari sekitar 240 UDD di Indonesia, baru 19 yang memenuhi standar CPOB, dan di Jawa Timur hanya empat daerah yang mencapainya, termasuk kami. Ini menjamin darah yang kami distribusikan aman dan berkualitas tinggi,” imbuhnya.

PMI Kota Malang kini melakukan lompatan inovasi dengan mengelola plasma darah menjadi bahan baku albumin.
​Dulu: Plasma yang tidak terpakai seringkali dimusnahkan.
​Sekarang, diolah untuk memenuhi kebutuhan albumin medis yang saat ini masih langka di pasar nasional.

​”Masyarakat bisa melihat jadwal mobile unit dan stok harian melalui akun Instagram resmi atau videotron yang tersebar di titik strategis, seperti di depan Balai Kota, tiap kantor kecamatan, hingga di area SMPN 5 Malang,” pungkasnya.

​Bagi instansi atau komunitas yang ingin menggelar kegiatan donor darah massal, PMI tetap menyediakan layanan mobile unit dengan koordinasi dan survei lokasi terlebih dahulu untuk memastikan standar kualitas pengambilan darah tetap terjaga. [mut.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!