28.9 C
Sidoarjo
Thursday, June 4, 2026
spot_img

Sasar Mahasiswa, Bawaslu dan Unmer Pasuruan Siapkan Generasi Melek Demokrasi

Kota Pasuruan, Bhirawa
Bawaslu Kota Pasuruan menggandeng Universitas Merdeka (Unmer) Pasuruan untuk memperkuat pengawasan partisipatif dalam pemilu.

Langkah itu mempertegas peran strategis perguruan tinggi dan generasi muda dalam mengawal kualitas demokrasi di tingkat lokal. Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan strategis pasca-penandatanganan nota perjanjian (Memorandum of Agreement/MoA) antara kedua lembaga di Pasuruan, Kamis (4/6).

Pertemuan dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Vita Suci Rahayu, jajaran anggota Bawaslu serta Rektor Unmer Pasuruan Dr. Muhammad Misdram.

Rektor Unmer Pasuruan, Muhammad Misdram, menyampaikan kerja sama ini harus membuahkan program nyata yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar seremonial di atas kertas.

Unmer berkomitmen mengerahkan dosen dan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam kerja-kerja pengawasan kepemiluan.

“Kerja sama yang telah dituangkan dalam MoA tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen semata, tetapi harus ditindaklanjuti melalui program-program nyata dan berkelanjutan,” tandas Misdram.

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Vita Suci Rahayu, menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z), sebagai motor pengawasan partisipatif.

Vita mengungkapkan, sebagian besar pengawas ad hoc saat ini didominasi oleh anak muda yang memiliki keunggulan dalam hal netralitas.

“Peran generasi muda sangat penting ke depannya untuk ikut aktif dalam pengawasan, terutama mereka yang saat ini belum terlibat atau terpengaruh oleh kepentingan politik praktis,” kata Vita.

Berita Terkait :  Soal Putusan MK, Pakar Nilai Dapat Perkuat Kesetaraan dan Perlu Mitigasi

Langkah taktis ini diambil sekaligus untuk memperluas edukasi publik. Bawaslu mengakui, sejauh ini belum seluruh lapisan masyarakat memahami secara utuh tugas dan fungsi pengawasan yang melekat pada lembaga tersebut.

Untuk mengejawantahkan kesepakatan tersebut, Bawaslu dan Unmer Pasuruan menyepakati empat poin krusial yang akan menjadi landasan program ke depan.

Yakni, program magang mahasiswa yang bertujuan untuk membuka ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung di lapangan mengenai tata kelola pengawasan pemilu.

Lalu, literasi pendidikan demokrasi untuk sosialisasi dan edukasi bersama untuk meningkatkan kesadaran politik masyarakat. Kemudian, karya ilmiah kepemiluan, dengan kolaborasi riset dan kajian akademis terkait dinamika pemilu di Kota Pasuruan.

Serta pengabdian masyarakat yang muaranya pada implementasi ilmu pengawasan berbasis komunitas. Di akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk segera melakukan kajian teknis guna memetakan program mana saja yang siap dieksekusi dalam waktu dekat.

“Melalui sinergi ini, Unmer Pasuruan diharapkan tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga mencetak generasi muda yang melek demokrasi dan aktif mengawal pemilu yang bersih di Kota Pasuruan,” imbuh Vita. [hil.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!