31 C
Sidoarjo
Thursday, September 24, 2026
spot_img

Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Industri Hijau ke Panggung PBB

Gresik, Bhirawa — PT Petrokimia Gresik memperkenalkan transformasi industri dan pertanian berkelanjutan Indonesia ke panggung dunia. Direktur Utama Daconi Khotob menghadiri 2026 UN Private Sector Forum di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat.

Forum yang digelar UN Global Compact mempertemukan sekitar 150 pemimpin dunia usaha, pemerintah, dan PBB guna membahas percepatan transisi menuju energi bersih, adil, dan aman. Daconi menjadi satu-satunya direktur utama asal Indonesia yang hadir dalam forum khusus undangan tersebut.

Tak berhenti di forum PBB, Daconi juga tampil sebagai pembicara dalam forum Global Talent for Sustainable Development di KJRI New York. Ia menyoroti kebutuhan kesiapan tenaga kerja Indonesia menghadapi transformasi industri hijau dan pertumbuhan green jobs.

“Transformasi menuju ekonomi hijau pada dasarnya juga adalah transformasi tenaga kerja. Investasi pada teknologi harus berjalan seiring dengan investasi pada manusia,” tegas Daconi.

Perubahan menuju industri rendah karbon bukan sekadar pergantian teknologi dan sumber energi — kompetensi pekerja pun harus berkembang. Insinyur, operator, agronom, akuntan, hingga tenaga profesional bidang digital dan keuangan dituntut memahami kebutuhan baru industri hijau.

Petrokimia Gresik berperan di dua sisi transformasi: di sektor hulu mendorong efisiensi produksi dan penurunan intensitas karbon; di sisi hilir, inovasi diarahkan pada peningkatan produktivitas petani sekaligus pemulihan kesehatan tanah.

Salah satunya melalui inovasi Gladi Agro Next-Gen Soil Revival. Berdasarkan pengujian 40.282 sampel tanah di 27 provinsi sejak 2016, terungkap 91,9 persen memiliki kandungan karbon organik rendah. GladiAgro memanfaatkan Petro Gladiator, dekomposer berbasis mikroba unggul, untuk mengubah limbah pertanian menjadi nutrisi organik yang dikembalikan ke lahan guna memperbaiki kesuburan dan struktur tanah.

Berita Terkait :  BPS Sampang Siapkan Sensus Ekonomi 2026 Mendatang

“Transformasi hijau kami tidak berhenti di gerbang pabrik, melainkan berlanjut hingga ke lahan pertanian,” ujar Daconi.

Di sisi industri, Petrokimia Gresik memiliki peta jalan dekarbonisasi menuju Net Zero Emission 2060. Pada 2030 ditargetkan penurunan emisi 30 persen dibandingkan skenario Business as Usual (3,46 juta ton CO₂e), meliputi efisiensi energi, pemanfaatan energi bersih & terbarukan, serta pengembangan teknologi rendah karbon. Bersama Pupuk Indonesia, pengembangan green hydrogen untuk amonia hibrida berkapasitas 250 MTPD juga tengah dikaji.

“Talenta hijau Indonesia perlu disiapkan mulai sekarang. Karena transformasi industri hijau tidak akan menunggu kesiapan kita,” tegas Daconi. [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!