31 C
Sidoarjo
Thursday, September 24, 2026
spot_img

Lanud Abdulrachman Saleh Berikan Pendidikan Penerbang Pesawat EMB-314 Super Tucano

Kab Malang, Bhirawa – Pendidikan Transisi Angkatan ke-18 telah ditutup oleh Komandan Landasan Udara (Danlanud) Abdulrachman Saleh Malang Marsma TNI Reza RR Sastranegara. Selain penutupan pendidikan tersebut juga membuka Pendidikan Transisi Angkatan ke-19 penerbang pesawat EMB-314 Super Tucano Skadron Udara 21, di Shelter Skadron Udara 21, Lanud Abdulrachman Saleh.

Danlanud Marsma TNI Reza RR Sastranegara, Kamis (24/9/2026), kepada wartawan menyampaikan, bahwa pendidikan penerbang pesawat EMB-314 Super Tucano Skadron Udara 21 merupakan Pendidikan Transisi perwira penerbang TNI Angkatan Udara (AU). Sehingga dengan Pendidikan penerbang tersebut untuk menjadikan penerbang tempur yang profesional dan andal.

“Setiap penerbang harus melalui berbagai tahapan pendidikan dan pelatihan, termasuk Pendidikan Transisi sebagai bekal untuk memahami dan menguasai karakteristik pesawat yang akan dioperasikan,” jelasnya.

Menurutnya, Pendidikan Transisi Angkatan ke-18 sudah kita tutup, dan langsung kita buka Pendidikan Transisi Angkatan ke-19, pada Rabu (24/9/2026) kemarin. Dalam penutupan Pendidikan itu, dirinya mengucapkan selamat kepada Letda Pnb Fahmy Reyhansyah, dan Letda Pnb Farhan Ramadhan, yang telah berhasil menyelesaikan Pendidikan Transisi A-18. Keberhasilannya menempuh pendidikan merupakan hasil dari kerja keras, motivasi, semangat juang, dan disiplin selama mengikuti pendidikan.

Danlanud Marsma TNI Reza RR Sastranegara saat memberikan ucapan selamat kepada perwira penerbang usai mengikuti Pendidikan Transisi Angkatan ke-18, di Shelter Skadron Udara 21, Lanud Abdulrachman Saleh. Foto: Pentak Lanud Abdulrachman Saleh

Danlanud juga mengucapkan selamat mengikuti Pendidikan Transisi di Lanud Abdulrachman Saleh, yakni kepada Letda Pnb Rizky Hafiz Maulana, dan Letda Pnb M Noufal Arifian. Agar saat mengikuti pendidikan dilaksanakan dengan dengan sungguh-sungguh, penuh dedikasi dan konsentrasi, serta senantiasa menjadikan faktor keselamatan sebagai prioritas utama. Pendidikan ini bukan merupakan akhir dari proses belajar, tetapi menjadi bekal awal untuk terus mengasah kemampuan dan menghadapi tantangan tugas kedepan,” ujar Danlanud.

Berita Terkait :  Menko AHY Apresiasi PSEL Benowo yang Jadikan Sampah Jadi Energi Listrik

Dirinya juga menekankan kepada kepada para penerbang Skadron Udara 21, pentingnya menjaga kesiapan operasional serta melaksanakan setiap tugas secara profesional dengan menjunjung tinggi disiplin, semangat pengabdian, dan keselamatan penerbangan. Jangan ragu untuk bertanya kepada para instruktur terhadap materi yang belum dipahami, laksanakan tahapan sesuai prosedur, dan manfaatkan kesempatan pendidikan ini dengan sebaik-baiknya.

Danlanud juga mengatakan,  Pendidikan Transisi Angkatan-19 akan dilaksanakan di Skadron Udara 21, selama pendidikan, para peserta akan menjalani berbagai tahapan pembelajaran dan latihan untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan.

“Tentunya, pemahaman dalam mengoperasikan pesawat EMB-314 Super Tucano secara profesional dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan,” pungkasnya.

Perlu diketahui, dalam penutupan Pendidikan Transisi A-18 ditandai dengan penyematan badge kepada para lulusan. Sedangkan pembukaan Pendidikan Transisi A-19 ditandai dengan penyematan tanda peserta pendidikan. [cyn.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!