26.1 C
Sidoarjo
Tuesday, June 9, 2026
spot_img

Pasar Kedungrejo Waru Sidoarjo Dijadikan Pasar Buah dan Sayur

Sidoarjo, Bhirawa
Dinas Perindag Kabupaten Sidoarjo bakal membuat pasar tradisional di Desa Kedungrejo kecamatan Waru, mirip seperti pasar tradisional Porong, yang saat ini telah menjadi pasar grosir buah dan sayur mayur yang besar.

Konsep ini akan akan diterapkan selain untuk membuat pasar tradisional Kedungrejo tidak stagnan penjual dan pembeli, juga agar masyarakat Sidoarjo wilayah utara dan sekitarnya, bisa membeli buah dan sayur mayur lebih dekat daripada harus ke pasar Porong.

”Konsumen yang ada di utara, timur dan barat, nanti tidak perlu jauh-jauh untuk harus ke pasar Porong yang ada di Sidoarjo di wilayah selatan,” komentar Kepala Bidang Pasar, Handoko, Senin (7/6) kemarin.

Seperti diketahui, pasar Porong tidak tidur selama 24 jam. Pasar ini telah berubah menjadi transaksi jual beli sayur mayur skala nasional. Para penjual buah dan sayur mayur dari sejumlah daerah di Jawa Timur, setiap hari menjualnya ke pasar Porong.

Karena pasar Porong telah menjadi pasar Grosir, pembelinyapun bukan bukan hanya dari Kabupaten Sidoarjo saja, tetapi juga dari Surabaya dan daerah -daerah lain di sekitar Sidoarjo. Bahkan ada sampai luar provinsi.

Menurut Handoko, para pedagang di pasar Porong siap untuk mengembangkan usaha atau cabang di pasar Kedungrejo Waru. Pedagang di Pasar Kedungrejo, menurut Handoko, juga siap dengan konsep tersebut, karena agar pasar Kedungrejo tidak stagnan seperti saat ini.

Berita Terkait :  Polwan Polres Madiun Peringati HUT Ke 77 dengan Doa dan Berikan Bantuan Sosial

”Kata pedagang di pasar Kedungrejo, kalau pasar Kedungrejo ramai, usaha mereka dimungkinkan juga akan ikut ramai karena imbasnya,” komentarnya.

Bagi pembeli di pasar Kedungrejo, kata Handoko, dipersilahkan dijual lagi kepada konsumen di sekitar tempatnya masing-masing. ”Dengan konsep seperti membuat keberadaan pasar tradisional di Sidoarjo terus berjalan, bertransaksi, tidak sampai stagnan,” katanya.

Diakui Handoko, Pasar Kedungrejo ini salah satu diantara pasar tradisional di Kabupaten Sidoarjo yang stagnan. Karena para pedagangnya lebih banyak memilih berjualan di luar pasar seperti di pinggir jalan raya Waru pada malam hari atau di dekat rel kereta api pada pagi hari.

Pihak Satpol PP sudah melakukan penertiban kepada pedagang. Tetapi pedagang bermain kucing-kucingan dengan petugas. Ketika tidak ada pengawasan dari petugas, mereka kembali lagi.

”Kami akan membuat Pasar Kedungrejo hidup, akan kita buat menjadi pasar grosir buah dan sayur, mirip seperti pasar Porong,” tandasnya. [kus.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!