Jombang, Bhirawa
Memasuki musim masuk kuliah dan sekolah seperti pada bulan Juni 2026 ini, permintaan pengurusan surat kesehatan untuk persyaratan masuk kuliah dan sekolah total kini sudah mencapai ratusan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang. Per hari, pengurusan surat kesehatan untuk calon mahasiswa maupun pelajar mencapai puluhan.
Direktur RSUD Jombang, dr. Puji Umbaran mengonfirmasi adanya fenomena tahunan ini, Kamis (04/06).
Pihaknya mencatat bahwa permohonan Surat Keterangan Sehat (SKS) mengalami peningkatan drastis seiring dengan dibukanya jalur penerimaan siswa baru serta mahasiswa baru.
Menurutnya, lonjakan pengurusan berkas ini dipicu oleh adanya persyaratan regulasi yang ketat dari lembaga pendidikan tinggi.
Persyaratan yang harus dipenuhi oleh para lulusan kelas 12 tersebut tidak hanya mencakup pemeriksaan kesehatan jasmani secara umum, namun juga diwajibkan menjalani serangkaian tes kesehatan rohani atau tes psikologi.
Dia mengatakan, rata-rata setiap hari ada sekitar 100 orang lebih yang datang untuk melakukan tes kesehatan, di antaranya termasuk calon mahasiswa atau calon pelajar.
“Fenomena ini sudah berlangsung selama beberapa minggu terakhir,” kata Pudji Umbaran.
Fenomena pengurusan surat keterangan sehat di RSUD Jombang ini tidak hanya bersumber dari kelompok calon mahasiswa, namun juga dari calon pelajar yang akan melanjutkan pendidikan ke tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Kejuruan (SMK).
Puji Umbaran menjelaskan, untuk permintaan dari lulusan SMP yang menuju SMA jumlahnya relatif kecil. Hal ini disebabkan karena mayoritas sekolah menengah umum tidak menetapkan syarat kesehatan yang terlalu rumit bagi calon siswanya. [rif.kt]


