28.9 C
Sidoarjo
Wednesday, June 3, 2026
spot_img

Unesa Siapkan 35.000 Porsi Sarapan Bagi Mahasiswa UAS


Surabaya, Bhirawa
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) siapkan sarapan gratis selama pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) periode Juni 2026. Kampus akan menyediakan sebanyak 35.000 porsi sarapan di 13 fakultas.

Upaya ini menghadirkan dukungan nyata kepada mahasiswa selama masa ujian sekaligus menunjukkan kemandirian institusi dalam memenuhi kebutuhan civitas akademika. Rabu, (3/6/2026)

Dekan FBS, Syafi’ul Anam, mengatakan program tersebut ialah bentuk kepedulian kampus terhadap kebutuhan mahasiswa selama menghadapi masa ujian.

“Wujud kepedulian Unesa secara kelembagaan, termasuk fakultas, terhadap kebutuhan mahasiswa, lembaga hadir secara langsung dan konkret untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka selama masa ujian,” ujarnya.

Wakil Dekan I FBS, Anas Ahmadi, menjelaskan program ini ada tiga tujuan utama, yaitu meningkatkan semangat mahasiswa, menunjukkan perhatian kampus terhadap mahasiswa, serta membangun kebersamaan melalui momen sarapan bersama.

“Logika tanpa logistik tidak bisa berjalan, semial lapar, mahasiswa tidak bisa berpikir fokus, dengan adanya sarapan, mereka bisa lebih rileks dan santai saat mengerjakan soal,” ungkapnya.

Staff Humas Fisipol, Widya, mengukapkan mekanisme pembagian dilakukan secara tersebar di masing-masing gedung supaya mahasiswa lebih mudah mengakses sarapan sebelum mengikuti ujian.

“Kita taruh di gedung masing-masing, nanti ada petugasnya, kemudian mahasiswa mengisi presensi sesuai prodinya, tidak ada antrean khusus, jadi datang pagi langsung isi absensi dan mengambil sarapan,” katanya.

Widya berharap terus berlanjut berbagai evaluasi, baik terkait ketepatan jumlah porsi maupun variasi menu, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih optimal oleh seluruh mahasiswa.

Berita Terkait :  Pj Bupati Pamekasan, Masrukin Serahkan SK Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah secara Simbolis

Sementara itu, mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Jefta Grasia Putra, menambahkan program ini relevan dengan kebiasaan mahasiswa yang sering belajar hingga larut malam menjelang ujian dan akhirnya melewatkan sarapan.

“Mahasiswa jarang sarapan, terutama saat UAS, belajar sampai malam sehingga pagi hari langsung berangkat ujian, program ini sangat membantu,” imbuh Jefta. [ren.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!