Surabaya, Bhirawa
Mahasiswa Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (FIK Ubaya) meraih prestasi pada ajang Asian Student Fashion Week 2026 di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang.
Prestasi mahasiswa FIK Ubaya antara lain juara 1 Fashion Styling Competition oleh Johan Febriawan Sanjaya dan Jhuneva Maydeline, juara 2 Upcycling Competition oleh Kennetha Audrey Santosa, Luanne Evelyn, dan Novelia Alinda Putri, serta juara 3 Fashion Design Competition oleh Carlene Ivory Hinson. Rabu, (3/6/2026)
Mahasiswa FIK pemenang kategori Fashion Styling Competition, Johan Febriawan Sanjaya mengukapkan bahwa busana eksklusif yang merupakan kombinasi antara garmen modern dan wastra nusantara yang dominan berwarna hitam dengan sentuhan warna yang mencolok, seperti kuning, merah, dan hijau.
“Karya saya yang unik tidak hanya mengusung nilai budaya dengan penggunaan wastra, namun dikerjakan sepenuhnya secara handmade, sehingga nilai keberlanjutannya juga berhasil ditonjolkan,” ujarnya.
Lanjut Johan menjelaskan persiapannya menghadapi kompetisi cukup mudah karena penataan gaya pakaian merupakan hal yang dia sukai.
“Setelah mengumpulkan garmen yang dibutuhkan, selanjutnya cukup latihan styling selama tiga hari untuk memastikan kecocokan gaya pakaian yang akan di tampilkan, terus memastikan tidak ada kebutuhan yang kurang,” tuturnya.
Asian Student Fashion Week 2026 ialah kegiatan diinisiasi untuk memfasilitasi kreativitas dari siswa dan mahasiswa di seluruh Asia dalam dunia fesyen, tahun ini turut diwarnai partisipasi berbagai negara di Asia, seperti Malaysia, Korea Selatan, dan Turki.
Sementara itu, dosen pendamping Johan, Viviany, M.Ds., mengapresiasi atas prestasi yang dicatatkan mahasiswa FIK Ubaya dalam kompetisi itu, dimana keberhasilan merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan proses belajar yang dijalani secara konsisten.
“Desain dihasilkan mahasiswa tidak hanya menarik secara visual, tapi memperlihatkan pemahaman terhadap tren, detail, pemilihan material, dan identitas desain yang jelas, eksplorasi ide yang berani dengan kemampuan menerjemahkan gagasan menjadi karya yang matang dan kompetitif,” imbuhnya. [ren.kt]


