31.7 C
Sidoarjo
Monday, July 13, 2026
spot_img

MPLS Sekolah Rakyat Jombang Diundur hingga Akhir Juli 2026

Jombang, Bhirawa – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 8 Kabupaten Jombang mengalami penjadwalan ulang. Kegiatan yang direncanakan dilaksanakan pada 14 Juli 2026, kini akan dilaksanakan pada 31 Juli 2026, bersamaan dengan gelombang kedua.

Perubahan jadwal itu diputuskan setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos-RI) melakukan verifikasi dan validasi terhadap kesiapan gedung permanen SRT 8.

Hasil evaluasi tersebut menunjukkan sejumlah fasilitas masih memerlukan penyelesaian sebelum nantinya sekolah ditempati peserta didik.

Keputusan tersebut dihasilkan dalam rapat verifikasi dan validasi kesiapan gedung permanen SRT 8 yang dilaksanakan di ruang rapat di kawasan proyek Sekolah Rakyat di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jumat (10/07).

Pertemuan tersebut melibatkan sejumlah pihak. Seperti tim transisi, Balai Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, perwakilan Kementerian Sosial, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, serta PT Waskita Karya sebagai pelaksana pembangunan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jombang, Agung Hariadi, menerangkan, pembangunan gedung utama sudah menunjukkan perkembangan sesuai target.

Akan tetapi, masih terdapat sejumlah pekerjaan prioritas yang harus diselesaikan agar seluruh sarana memenuhi standar kelayakan.

“Masih ada tujuh gedung prioritas yang pengerjaannya terus dikebut sehingga belum sepenuhnya siap digunakan pada 14 Juli 2026,” kata dia, Senin (13/07).

“Berdasarkan arahan Kementerian Sosial, pelaksanaan MPLS SRT 8 Jombang akan mengikuti gelombang kedua pada 31 Juli 2026,” imbuh dia.

Berita Terkait :  Graha Panarukan Residence Meriahkan Hari Pahlawan dan Ultah Rhoma Irama

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang menambahkan, pekerjaan yang masih menjadi perhatian meliputi penyempurnaan fasilitas sanitasi, pembangunan sistem drainase, dan penyelesaian berbagai utilitas pendukung.

Dia menyampaikan, penyelesaian seluruh fasilitas tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran proses belajar mengajar sejak hari pertama sekolah beroperasi.

Untuk diketahui sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Jombang menargetkan Sekolah Rakyat mulai beroperasi pada pertengahan Juli 2026 setelah proses penerimaan peserta didik, penyiapan tenaga pendidik, dan pembangunan gedung permanen berjalan sesuai rencana.

“Seluruh siswa yang diterima merupakan anak-anak dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2, sebagai sasaran utama program Sekolah Rakyat,” tutupnya. [rif.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!