31.7 C
Sidoarjo
Monday, July 13, 2026
spot_img

Terima 200 Mahasiswa KKN Unair, Bupati Bojonegoro Dorong Pengabdian Berdampak bagi Desa

Bojonegoro, Bhirawa – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menerima 200 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Airlangga (Unair) Tahun 2026 yang akan melaksanakan pengabdian di 20 desa di Kecamatan Sumberrejo dan Kanor. Penerimaan mahasiswa berlangsung di Ruang Angling Dharma, Senin (13/7).

Acara tersebut dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Bojonegoro Dili Tri Wibowo, Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga beserta jajaran dosen pembimbing, kepala perangkat daerah, camat, dan mahasiswa peserta KKN.

Dalam laporannya, Kepala BRIDA Kabupaten Bojonegoro Dili Tri Wibowo menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui inovasi sesuai bidang keilmuan mahasiswa. Selain itu, hasil pengabdian dan temuan di lapangan diharapkan dapat menjadi masukan bagi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi kepada Universitas Airlangga yang kembali mempercayakan Kabupaten Bojonegoro sebagai lokasi pelaksanaan KKN.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa merupakan bagian penting dalam membangun kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat untuk mendorong lahirnya berbagai inovasi di desa.

“Kabupaten Bojonegoro selalu terbuka menerima mahasiswa KKN. Kami berharap kehadiran adik-adik tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga mampu membawa ide, inovasi, dan solusi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Berita Terkait :  KPU Kabupaten Kediri Tetapkan Hasil Perolehan Suara Sah

Ia menilai mahasiswa memiliki potensi besar sebagai agen perubahan yang mampu memberikan perspektif baru dalam mendukung pembangunan daerah. Oleh karena itu, Bupati berharap para peserta KKN dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tempat pengabdian sehingga waktu pelaksanaan KKN dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Dalam arahannya, Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari dosen pendamping, camat, hingga pemerintah desa, untuk mendampingi proses adaptasi mahasiswa. Dengan sinergi tersebut, mahasiswa diharapkan lebih cepat memahami kondisi sosial masyarakat sekaligus mengenali program-program prioritas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang dapat didukung melalui kegiatan KKN.

Bupati menjelaskan bahwa sektor pertanian, kesehatan, peternakan, serta pemberdayaan masyarakat menjadi beberapa bidang yang memerlukan dukungan inovasi dari berbagai disiplin ilmu. Karena itu, ia berharap setiap kelompok KKN mampu menyusun program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata di lokasi penugasan.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Setyo Wahono berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga nama baik almamater, menghormati adat istiadat serta norma yang berlaku di tengah masyarakat, dan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen desa selama menjalankan pengabdian. [bas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!