Pemkab Madiun, Bhirawa. – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Kabupaten Madiun Bersholawat bersama Gus Iqdam yang dirangkaikan dengan Pembukaan Sepasma (Sepasar Ing Madiun) Wilayah Utara di Alun-alun Reksogati, Caruban oleh Bupati Madiun, H Hari Wuryanto SH Mak bersama Wakil Bupati, dr Purnomo Hadi MH dan jajaran Forkopimda, Jumat (10/7) malam.
Dalam sambutannya, Bupati Hari menyampaikan apresiasi kepada Gus Iqdam yang telah berkenan hadir mengisi rangkaian Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458. Ia berharap kegiatan bersholawat bersama dapat terus menjadi agenda tahunan.
”Kami bersama Pak Wakil Bupati dan seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Madiun ingin memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Mohon doa restu agar Kabupaten Madiun menjadi Kabupaten Madiun yang Bersahaja, yaitu Bersih, Sehat, dan Sejahtera,” ungkapnya.
Bupati juga mengajak seluruh hadirin mendoakan para leluhur dan pendiri Kabupaten Madiun sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka dalam membangun daerah.
Pada kesempatan itu, Bupati Hari secara resmi membuka Sepasma Wilayah Utara sebagai rangkaian Hari Jadi Kabupaten Madiun yang telah digelar sejak 22 Juni dan akan berlangsung hingga 19 Juli 2026. Sepasma menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Madiun untuk menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus menghadirkan hiburan dan syiar keagamaan di tiga wilayah, yakni selatan, tengah, dan utara.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Gus Iqdam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersahaja.
”Untuk mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersahaja tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Harus ada perjuangan bersama dari seluruh masyarakat sesuai kemampuan masing-masing,” ungkapnya.
Bupati menambahkan, keberkahan suatu daerah akan hadir apabila masyarakat dan pemimpinnya senantiasa menjaga keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Turut hadir Forkopimda, bupati dan wakil bupati terdahulu, Kepala OPD, para kiai, tokoh agama, serta ribuan masyarakat yang memadati kawasan alun-alun untuk mengikuti sholawat dan pengajian bersama. [dar.fen]


