28 C
Sidoarjo
Wednesday, September 16, 2026
spot_img

Lansia Sidoarjo Makin Banyak, Usia Harapan Hidup 76 Tahun, Jangan Pandang Sebelah Mata

Sidoarjo, Bhirawa. – Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Komda Lansia Kecamatan, Rabu (16/9) kemarin, di Ruang Delta Karya, Setda Kabupaten Sidoarjo.

Rakor dihadiri Kasi Kesos Kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo dan pengurus Karang Werda Sidoarjo. Latar belakang kegiatan ini adalah untuk persiapan berbagai kegiatan Komda Lansia Kabupaten yang akan digelar pada tahun 2026 ini.

Sekretaris Komda Lansia Kabupaten Sidoarjo, Arsiyah, mengatakan, Komda Lansia perlu disosialisasikan kembali kepada pejabat baru di kecamatan, khususnya Kasi Kesos. Sebab, ada beberapa Kasi Kesos yang masih baru sehingga belum mengetahui apa itu Komda Lansia, tugas dan fungsinya.

Sementara itu, Pengurus Komda Lansia Kabupaten Sidoarjo, Rizal, menegaskan bahwa keberadaan lansia tidak bisa diabaikan. Pasalnya, jumlah lansia saat ini semakin bertambah banyak, sehingga perhatian masyarakat dan pemerintah harus semakin besar.

“Di masyarakat, Lansia sering dipandang sebelah mata. Mereka tidak lagi diperhatikan, padahal semua orang nantinya akan menjadi tua dan lansia. Maka harus mulai dipikirkan mulai saat ini. Sebab, tidak semua lansia tidak produktif dan tidak inovatif,” ujar Rizal.

Ia menambahkan, jumlah Lansia di Kabupaten Sidoarjo yang bertambah harus diimbangi dengan perhatian. Lansia memang rentan sakit sebagai hukum alam dan proses alami manusia, maka harus dijaga sejak awal.

Hal tersebut diperkuat Data dari BPS Sidoarjo. Usia Harapan Hidup (UHH) penduduk Sidoarjo terus meningkat, tahun 2022 tercatat 75,06 tahun dan tahun 2025 meningkat menjadi 76,08 tahun. Artinya, usia penduduk Sidoarjo semakin panjang.

Berita Terkait :  Babinsa 0823/Situbondo dan Posyandu Kompak Layani Kesehatan Balita

Sejalan dengan itu, persentase jumlah lansia dari total penduduk Sidoarjo juga terus naik. Tahun 2022 sebesar 10,42%, tahun 2023 naik menjadi 11,51%, dan tahun 2024 mencapai 12,08%.

Sebagai contoh praktik baik, di Kecamatan Taman ada Karang Werda Jenggala Manik yang tetap eksis. Mereka masih aktif di Sekolah Orang Tua hingga mampu menyelenggarakan kegiatan Maulid Nabi.

Melalui Rakor ini, Komda Lansia Kecamatan diminta untuk aktif kembali. Kegiatan para Lansia bisa meliputi bidang olahraga, sosial, kesehatan, agama, dan ekonomi.

Selain itu, Komda Lansia Kecamatan diharapkan bisa membentuk Karang Werda di tingkat desa, membentuk forum kerja sama Karang Werda, memasukkan isu pemberdayaan lansia saat Musrenbang, serta melakukan pendataan organisasi lansia dan aktivitas lansia di wilayah kecamatan masing-masing. (kus.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!