29 C
Sidoarjo
Wednesday, September 16, 2026
spot_img

Mahasiswa UINSA Tolak Prof Muzakki jadi Rektor Periode ke Dua


Surabaya, Bhirawa – Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya mengadakan demo Penolakan terhadap rektor baru Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D. di depan Kantor Rektorat UINSA Surabaya.

Sejumlah mahasiswa menggelar aksi menyampaikan penolakan terhadap kepemimpinan Muzakki, sekaligus mendesak supaya rektor tersebut mundur dari jabatannya, diangap berkaitan gaya kepemimpinan yang dinilai otoriter, Rabu (16/9).

Wakil Presiden BEM UINSA, Fadlurrakhman Fazle Purwardana mengatakan, mahasiswa menolak dan mengecam pengangkatan kembali Muzakki sebagai Rektor UINSA. Mereka juga meminta Muzakki turun dari jabatannya secara pribadi.

“Kami menilai beliau sangat otoriter dan sangat dictator, keberatan dari dosen-dosen utamanya kemudian sampai aspirasinya ke mahasiswa karena takut untuk menyuarakan, sebab yang dipertaruhkan adalah karir kalau dosen,” jelasnya.

Lanjut Fadlurrakhman menyinggung persoalan pencopotan Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (Fahum) disebut dilakukan secara sepihak, kebijakan tersebut jadi salah satu titik pertanyaan mahasiswa terhadap pola kepemimpinan di lingkungan UINSA.

“Kenapa sehingga seorang rektor seharusnya bisa menaungi, mengayomi teman-teman mahasiswa dan dosen sehingga terciptanya lingkungan yang nyaman di kampus, kemudian melakukan hal seperti itu, mengganti, me-reshuffle secara sepihak, terus kemudian memberikan keputusan-keputusan yang kemudian merugikan mahasiswa,” ujarnya.

Fadlurrakhman mengukapkan kebijakan penggunaan fasilitas kampus, dimana organisasi mahasiswa disebut harus menyisihkan sebagian dana kegiatan ketika menggunakan Sport Center atau fasilitas gedung untuk kegiatan.

Berita Terkait :  Universitas Brawijaya Education Expo 2026 Target 17 Ribu Peserta

“Beberapa persen penghasilan kegiatan harus diserahkan ke Pusat Bisnis, makanya jelas sekali adanya komersialisasi pendidikan, kebijakan-kebijakan beliau yang kemudian nir-empati terhadap mahasiswa. Itu yang kemudian meresahkan kami,” ungkapnya.

Fadlurrakhman menyampaikan menyoroti laporan dugaan pungutan liar atau suap disebut melibatkan Muzakki di Kopertais Wilayah IV, persoalan menjadi salah satu alasan mahasiswa semakin terdorong menyampaikan aspirasi.

“Kami kan ada 1 + 7 tuntutan, pertama itu copot secara tidak hormat atau mundur secara pribadi Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, mendesak pimpinan UIN Sunan Ampel Surabaya untuk memberikan pernyataan publik terkait PPID yang baru terbentuk pada tahun 2025, terhitung selama 3 tahun UINSA mengkhianati mandatori UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang mengindikasikan adanya dugaan korupsi, Usut tuntas kasus Kopertais yang melibatkan Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai terlapor.

Kemudian menuntut klarifikasi dan tenggat waktu atas terlambatnya pembagian buku, KTM, dan almamater mahasiswa baru, Menuntut pertanggungjawaban atas penerimaan mahasiswa baru yang terlalu banyak sehingga berdampak pada keterbatasan fasilitas di kampus, Hapus kebijakan jam malam yang tidak pro terhadap kebutuhan non-akademik mahasiswa, Menuntut pertanggungjawaban atas kebijakan penentuan UKT mahasiswa baru yang tidak pro mahasiswa menengah ke bawah, Hapus mekanisme peminjaman tempat yang selalu dipersulit,” pungkasnya.

Kalangan dosen. Dr. Hermanto Jakfar menambahkan keberatan sejumlah dosen terhadap pengangkatan Muzakki sebagai Rektor UINSA. “Para dosen merasa keberatan atas pengangkatan kembali Akh Muzakki, ini karena rektor yang baru dilantik ini diduga melakukan tindak pidana dari pengaduan masyarakat,” tuturnya.

Berita Terkait :  Kadisdibud Pamekasan Pantau ANBK Tahun 2024 di SDN Jungcang-Cang 1

Sementara itu, Forum Guru Besar UINSA Juru bicara Forum Guru Besar UINSA, Prof. Ghazali Said menambahkan persoalan kepemimpinan di kampus tidak hanya berkaitan dengan pergantian figur, tetapi juga menyangkut tata kelola dan suasana akademik. “Kami menolak karena tata kelola yang dilakukan banyak menimbulkan kegaduhan di kampus UINSA,” imbuhnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!