Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait).
Surabaya, Bhirawa. – Nama Bupati Jember Muhammad Fawait mulai masuk dalam radar percaturan politik Jawa Timur. Wacana mendorong Gus Fawait maju dalam Pilgub Jatim 2029 mulai mengemuka setelah sejumlah anggota DPRD Jember memberi sinyal dukungan.
Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, menilai Pilgub Jatim merupakan salah satu kontestasi utama dalam peta politik nasional. Karena itu, tokoh yang muncul diperkirakan bukan figur sembarangan.
Namun, Surokim mengingatkan dinamika politik masih sangat terbuka. Figur baru bisa muncul secara tiba-tiba apabila mendapat dukungan dan kendaraan politik dari partai atau koalisi.
“Semua parpol berhasrat mengajukan kandidat untuk Pilgub Jatim. Apalagi Gerindra sebagai partai penguasa saat ini tentu punya hasrat lebih kuat,” ujarnya.
Menurut Surokim, keinginan maju saja tidak cukup. Setiap partai harus melakukan kalkulasi politik matang karena Jawa Timur memiliki jumlah pemilih besar dengan karakter sosial dan budaya yang sangat kompleks.
Terkait Gus Fawait, Surokim menilai Bupati Jember tersebut memiliki modal politik cukup kuat di wilayah Pandalungan. Namun, kekuatan itu masih perlu diperluas jika ingin bertarung sebagai calon gubernur.
“Kalau untuk wilayah Pandalungan bisa jadi relatif kompetitif, bisa jadi cukup kuat. Namun untuk wilayah Pantura, Mataraman, Madura masih butuh energi ekstra,” katanya.
Karena itu, Surokim melihat peluang Gus Fawait justru lebih kompetitif apabila diposisikan sebagai calon wakil gubernur.
“Saya melihat sejauh ini kekuatan Gus Fawait ini justru ada peluang sebagai cawagub, akan lebih kompetitif,” tegasnya.
Sinyal politik Gus Fawait sebelumnya terlihat saat menghadiri PKDI Cup II Nasional 2026 di Bangkalan, Minggu (13/9/2026). Kehadirannya di tengah ribuan kepala desa dari berbagai daerah dinilai menjadi salah satu momentum memperluas jejaring politiknya di Jawa Timur.
Sehari setelahnya, Gus Fawait juga menanggapi santai wacana dirinya maju sebagai Jatim 1 yang disuarakan sejumlah anggota DPRD Jember.
Meski demikian, peta Pilgub Jatim masih sangat cair. Dukungan partai, kekuatan jaringan, elektabilitas, hingga kemampuan membangun koalisi akan menjadi faktor penentu siapa yang akhirnya benar-benar masuk gelanggang. [geh.hel].


