35.3 C
Sidoarjo
Wednesday, October 21, 2026
spot_img

Komoditas Gula Pasir dan Minyak Kita Paling Diburu Warga Dalam GPM di Situbondo

​Situbondo, Bhirawa – Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo bekerjasama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di pusat kota.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ini menyedot perhatian dan antusiasme masyarakat setempat.

​Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo, Qurratul Aini, menyampaikan bahwa kegiatan ini menghadirkan beragam komoditas kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. 

​”Hari ini Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, didukung oleh TPID Kabupaten Situbondo, bersama-sama melaksanakan Gerakan Pangan Murah dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia,” ujar Qurratul Aini di lokasi kegiatan. 

​Mantan Camat Kota Situbondo itu menjelaskan, komoditas pangan yang disediakan sangat beragam, mulai dari beras SPHP, tepung, gula kristal, hingga minyak goreng Minyakita. Selain itu, tersedia pula komoditas buah-buahan seperti mangga dan buah naga, serta aneka sayur-mayur seperti bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai kecil, dan tomat. Komoditas telur ayam juga turut dijual dengan harga berkisar antara Rp 22.000 hingga Rp 23.000 per kilogram. 

​”Harga yang kami tawarkan dipastikan di bawah harga pasar. Hal ini bisa terwujud karena kami bekerja sama dan mengambil komoditas secara langsung dari para peternak dan petani,” terangnya. 

​Dari sekian banyak komoditas yang dijual, Qurratul Aini mengungkapkan bahwa minyak goreng Minyakita dan gula pasir menjadi komoditas paling diserbu dan paling diminati oleh warga. 

Berita Terkait :  141 Bidang Fasum-Fasos Resmi Jadi Aset Pemkot Probolinggo

​

Untuk menjaga stabilitas harga dan membantu perekonomian warga, kegiatan Gerakan Pangan Murah ini rencananya akan dijadikan agenda rutin bulanan.  ​”Insya Allah kegiatan pangan murah ini akan terus kita laksanakan setidaknya satu bulan sekali,” tambahnya. 

​Suksesnya penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah ini, sambung Tutuk, sapaan akrab Qurratul Aini, merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak lintas sektor. Selain TPID dan dinas/OPD terkait seperti Dinas Peternakan.

 “Ya, kegiatan ini juga melibatkan Bulog, Pabrik Gula (PT SGN), serta para petani dan pedagang lokal di Kabupaten Situbondo,” pungkas wanita yang kini menjabat Staf Ahli Bupati itu.  [awi.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!