Surabaya, Bhirawa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni (IKA) Universitas Airlangga (UNAIR), resmi melantik 278 pengurus untuk periode 2025–2030. Acara berlangsung khidmat di Plaza Airlangga, Surabaya, Rabu (8/4/2026) malam.
Pengurus yang dilantik mencakup tingkat Wilayah Jatim, Komisariat, serta Cabang Malang Raya, Bangkalan, dan Sidoarjo. Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi kekuatan alumni lintas generasi, fakultas, dan profesi untuk bersinergi membangun daerah dan bangsa.
Dalam sambutannya, Khofifah menekankan bahwa alumni UNAIR memiliki modal sosial, intelektual, dan jejaring yang sangat kuat. Oleh karena itu, peran mereka tidak hanya sebagai akademisi, tetapi juga penggerak dan penentu arah kebijakan.
“Kita sebagai alumni punya modal sosial, intelektual, dan jejaring profesional yang kuat. Maka, peran kita dalam pembangunan sangat vital. Jika dikelola sistematis, kita bisa menjadi orkestrator kolaborasi yang menyatukan keilmuan dan pengalaman,” ujar Khofifah.
Ia berpesan agar IKA UNAIR hadir bukan hanya sebagai komunitas, tetapi menjadi mitra strategis negara dalam menyukseskan program prioritas nasional. Kontribusi berbasis riset, data, dan keahlian profesional diharapkan mampu mempercepat pembangunan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi hingga transformasi digital.
“Saya percaya saudara-saudara mampu menjalankan amanah ini dengan integritas untuk mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua IKA UNAIR, Bambang Sektiari Lukiswanto, menegaskan pentingnya menjaga tiga prinsip utama dalam organisasi.
“Ada tiga hal penting yang harus jadi pedoman: koordinatif, kolaboratif, dan adaptif. Ini agar kita bisa berkontribusi menyelesaikan permasalahan nyata di masyarakat, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni UNAIR, Mochammad Amin Alamsjah, yang mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pihak universitas dan ikatan alumni.
Acara pelantikan ini juga dimeriahkan dengan soft launching Aplikasi IKA UNAIR. Aplikasi berbasis teknologi ini dirancang untuk pendataan alumni yang lebih aktual, terintegrasi, dan modern. [aya.kt]




