30.2 C
Sidoarjo
Saturday, May 2, 2026
spot_img

Inovasi Pemkab Mini, Akses Layanan Kini Setara

Pemkab Jember, Bhirawa.
Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang adil dan merata terus diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. Di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait, terobosan baru diluncurkan melalui konsep Mall Pelayanan Publik (MPP) Mini atau yang dikenal sebagai “Pemkab Mini”.

Inovasi ini menjadi jawaban atas tantangan geografis Jember yang luas membentang dari kawasan pegunungan hingga pesisir, yang selama ini membuat sebagian warga harus menempuh perjalanan panjang hanya untuk mengakses layanan administrasi.

Gus Fawait, sapaan akrabnya menegaskan, kehadiran negara harus dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.

“Warga di desa terpencil maupun di pusat kota memiliki hak yang sama. Mereka sama-sama pembayar pajak, sehingga pelayanan juga harus setara,” tegasnya.

Selama ini, warga di wilayah pinggiran harus menghabiskan waktu hingga dua jam perjalanan menuju pusat kota. Kini, melalui Pemkab Mini, layanan publik dihadirkan lebih dekat dan tepat di tengah-tengah masyarakat.

Sejumlah titik strategis telah disiapkan, di antaranya Kecamatan Jombang untuk wilayah barat selatan, Kecamatan Tanggul di barat utara, serta Kecamatan Mayang yang melayani wilayah timur selatan.

Sementara Kecamatan Kalisat diproyeksikan menjadi pusat layanan untuk wilayah utara.
Lebih dari sekadar kantor pelayanan, Pemkab Mini dirancang sebagai pusat layanan terpadu (one-stop service).

Masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan dalam satu tempat, mulai dari perizinan melalui DPMPTSP, layanan administrasi kependudukan, pembaruan data bantuan sosial, hingga kemudahan pembayaran pajak daerah melalui Bapenda.

Berita Terkait :  Realisasi Bansos Kota Madiun Capai Rp10 Miliar Lebih

“Intinya, kami membawa layanan pemerintah lebih dekat ke rumah warga. Tidak perlu lagi menghabiskan waktu dan biaya ke kota,” ujar Gus Fawait.

Langkah ini sekaligus menjadi upaya konkret meningkatkan efisiensi birokrasi dan mempercepat pelayanan publik. Dengan akses yang semakin mudah, diharapkan tingkat kepuasan masyarakat meningkat, sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan daerah.

Ke depan, Gus Fawait juga berkomitmen untuk memastikan implementasi program ini berjalan optimal dengan meninjau langsung operasional di sejumlah titik layanan.

Melalui “Pemkab Mini”, Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan kehadirannya—bahwa pelayanan publik bukan hanya soal fasilitas, tetapi tentang keadilan akses bagi seluruh masyarakat, hingga ke pelosok daerah. [geh*]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!