29 C
Sidoarjo
Thursday, April 30, 2026
spot_img

Keselamatan Transportasi Butuh Solusi Sistemik, Bukan Sekadar Evaluasi Teknis


Jakarta, Bhirawa
Ombudsman RI menyatakan keprihatinan mendalam atas kecelakaan kereta api di Bekasi yang merenggut korban jiwa. Tragedi ini dipandang bukan sekadar insiden teknis biasa, melainkan cerminan masalah sistemik dalam pelayanan publik sektor transportasi massal yang mempertaruhkan keselamatan nyawa masyarakat.

Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng, menegaskan bahwa keselamatan adalah hak dasar setiap pengguna layanan publik. Hal ini disampaikannya di Kantor Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2026).

“Peristiwa ini tidak boleh dilihat hanya dari sisi operasional. Ini adalah momentum untuk mengevaluasi kualitas pelayanan publik secara menyeluruh. Transportasi publik wajib memberikan rasa aman, kelayakan, kepastian, dan tanggung jawab penuh kepada penggunanya,” ujar Robert.

Menurut Ombudsman, operator transportasi tidak boleh terjebak pada mengejar kelancaran jadwal semata, sementara standar keselamatan terabaikan. Robert mengendus adanya potensi maladministrasi dalam tata kelola ini, mulai dari kelalaian prosedur, lemahnya mitigasi risiko, hingga buruknya koordinasi antarinstansi.

“Risiko yang berulang adalah kegagalan sistem yang harus segera dikoreksi, bukan dibiarkan,” tambahnya.

Dalam menjalankan fungsi pengawasannya, Ombudsman RI akan mengawal ketat penanganan pasca-insiden ini. Fokus utamanya adalah memastikan hak-hak korban terpenuhi secara cepat dan transparan, mulai dari kompensasi yang layak hingga akses informasi yang terbuka bagi publik mengenai hasil evaluasi kecelakaan.

Lebih lanjut, Ombudsman mendorong pemerintah dan operator melakukan audit total terhadap sistem pengendalian operasional dan manajemen risiko. Reformasi transportasi harus menempatkan manusia sebagai pusat layanan melalui modernisasi teknologi, peningkatan kualitas SDM, dan penguatan mekanisme pengaduan masyarakat.

Berita Terkait :  Apresiasi Pendidikan Jadi Prioritas APBN, Senator Filep Wamafma Beri Sejumlah Catatan

“Kepercayaan publik hanya bisa pulih jika negara hadir dengan akuntabilitas yang tegas. Tragedi ini harus menjadi titik balik untuk merombak sistem layanan transportasi di Indonesia agar lebih aman dan terpercaya,” tutup Robert.

Ombudsman RI berkomitmen untuk terus mengawasi sektor ini demi memastikan keselamatan masyarakat benar-benar menjadi prioritas tertinggi negara. [rac]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!