Jakarta, Bhirawa
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie memastikan seluruh sekolah dalam ekosistem Sekolah Unggul Garuda Baru maupun Transformasi diciptakan secara inklusif untuk seluruh talenta terbaik tanah air.
“Kami memastikan proses seleksi berjalan transparan, inklusif, dan menjangkau talenta-talenta terbaik dari seluruh daerah di Indonesia,” kata Wamen Stella dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Sabtu.
Wamendiktisaintek menjelaskan Sekolah Garuda telah melakukan berbagai persiapan, baik dari sisi sistem seleksi, sosialisasi maupun penyiapan kapasitas sekolah.
Untuk Sekolah Unggul Garuda Baru, jelas dia, saat ini terdapat empat lokasi yang sedang dalam tahap pembangunan, yaitu di Belitung Timur (Bangka Belitung), Kabupaten Timor Tengah Selatan (NTT), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Bulungan (Kalimantan Utara) yang seluruhnya ditargetkan dapat mulai digunakan secara bertahap untuk mendukung penerimaan siswa baru tahun ini.
“Saat ini Sekolah Unggul Garuda Baru sedang melaksanakan PPDB, pelaksanaan tahap dua sudah selesai dilaksanakan, kami harapkan anak-anak terbaik bangsa dapat bergabung bersama pada tahun ajaran baru nanti,” ujarnya.
Selain empat Sekolah Unggul Garuda Baru yang ditargetkan dapat digunakan pada tahun ajaran baru mendatang, Wamen Stella menyebutkan pihaknya juga akan membangun enam sekolah lagi dan menambah jumlah Sekolah Unggul Garuda Transformasi pada 2026.
“Untuk Sekolah Unggul Garuda Transformasi saat ini kami sedang melakukan tahap seleksi, sudah ada 240 sekolah yang mendaftar dari 25 provinsi yang ada di Indonesia,” ucapnya.
Untuk jumlah dan lokasi, katanya, akan disesuaikan dengan hasil evaluasi, kesiapan daerah, serta kebutuhan strategis nasional dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas.[ant.kt]


