28 C
Sidoarjo
Friday, May 1, 2026
spot_img

Peringati May Day 2026, Pemkab Situbondo Ajak Buruh Berdialog

Bupati Situbondo, Mas Rio saat memberikan pemaparan di hadapan ratusan buruh, di pendopo rakyat, Jumat (1/5). sawawi/Bhirawa

Situbondo, Bhirawa.
Pemkab Situbondo, melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026, dengan cara berdialog, Jumat (1/5).

Kegiatan dialog itu digelar secara terbuka antara bupati, para pengusaha, Forkopimda dan perwakilan buruh.
Kegiatan positif tersebut menjadi ruang komunikasi strategis guna mempererat hubungan industrial sekaligus menyerap aspirasi pekerja secara langsung.

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan buruh dalam menciptakan iklim kerja yang harmonis dan produktif.

“Momentum Hari Buruh ini harus kita jadikan sebagai ajang memperkuat kolaborasi. Untuk itu, Pemerintah hadir sebagai penengah untuk memastikan kesejahteraan buruh tetap terjaga tanpa mengabaikan keberlangsungan para pengusaha,” ujar Mas Rio.

Mas Rio kembali menandaskan, pada tahun lalu Pemkab Situbondo mengusul upah pekerja di Situbondo ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 2.450.000, tetapi disetujui oleh Pemprov Jatim Rp 2.300.000.
“Artinya, pemkab Situbondo sebagai fasilitator sudah melaksanakan fungsinya menyampaikan keluhan para buruh ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” sebut Mas Rio.

Tahun ini, sambung Mas Rio, para buruh bersama badan pengupahan diminta Mas Rio untuk berembuk kembali mengajukan tambahan gaji, dan Pemkab Situbondo siap memfasilitasi kembali ke Pemprov Jatim.

“Silahkan gabungan tujuh aliansi serikat pekerja dan buruh yang terdiri dari Sarbumusi, SBSI, KBKI, SBI serta SPBUN yang berasal dari tiga pabrik gula, yakni PG Asembagus, PG Wringinanom dan PG Panji berembuk untuk mengusulkan kembali kenaikan gaji untuk tahun 2027 mendatang,” beber Mas Rio.

Berita Terkait :  Sambil Patroli, Samapta Polres Situbondo Tambal Jalan Rusak di Jalur Pantura

Dialog tersebut berlangsung khidmat, tanya jawab antara bupati dengan gabungan tujuh aliansi serikat pekerja dan buruh Situbondo itu terlaksana dengan baik dan penuh nilai-nilai persahabatan.

“Pemerintah daerah berkomitmen menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan melalui kebijakan yang berpihak pada keseimbangan kepentingan semua pihak,” pungkas Mas Rio.

Dalam dialog tersebut, sejumlah perwakilan buruh menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari peningkatan kesejahteraan, perlindungan tenaga kerja, hingga kepastian jaminan sosial.
Di sisi lain, para pengusaha juga menyampaikan tantangan yang dihadapi dunia usaha, terutama dalam menjaga stabilitas produksi di tengah dinamika ekonomi.

Sementara itu, Sekretaris DPC Sarbumusi Situbondo, Rasyuhdi, mengatakan pendekatan dialog sebagai langkah strategis agar suara buruh dapat didengar langsung oleh pengambil keputusan.

“Forum Dialog ini diharapkan mampu melahirkan solusi konkret, terutama terkait kesejahteraan, perlindungan kerja, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia para buruh. Dengan duduk bersama seperti ini, kami berharap ada titik temu yang saling menguntungkan,” tutur Rasyuhdi.

Sementara itu Lukman Hakim, Ketua Serikat Situbondo mengatakan, perusahaan di Situbondo membayar karyawan rata-rata di bawah UMK. Sedangkan, untuk lowongan pekerjaan di Kabupaten Situbondo masih kurang.

“Dalam dialog tadi kita juga bahas tentang UMK, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, kita juga akan rembuk kenaikan upah buruh pada tahun 2027,” terang Lukman Hakim.

Disisi lain Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Situbondo, Suriyatno menimpali, pada peringatan Hari Buruh Internasional ini, selain dilaksanakan dialog, juga dilaksanakan penyerahan bantuan sembako kepada buruh serta memberikan penghargaan kepada perusahaan yang dinilai memiliki komitmen tinggi terhadap kesejahteraan tenaga kerja.

Berita Terkait :  Berbasis Teknologi Modern, Wamenkes Resmikan Waron Hospital Surabaya

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan industrial di Situbondo semakin harmonis, serta mampu mendorong peningkatan kesejahteraan buruh dan pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” pungkas mantan Kepala DPMD Kabupaten Situbondo itu. [awi.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!