Madura, Bhirawa
Anggota Komisi VIII DPR RI asal daerah pemilihan (Dapil) XI Jawa Timur, Ansari mengingatkan agar jamaah calon haji yang menunaikan ibadah ke Tanah Suci Makkah selalu menjaga nama baik bangsa dan negara Indonesia.
“Jamaah Indonesia dikenal santun dan tertib. Ini harus terus dijaga, karena jamaah yang beribadah ke Tanah Suci Makkah juga membawa nama negara yang kita cintai ini. Karena itu, kita jaga bersama nama baik Indonesia,” katanya pada acara pembekalan yang digelar salah satu Kelompok Bimbingan Ibadah Haji di Pamekasan, Jawa Timur, Kamis.
Ansari menekankan, ibadah haji harus dilandasi niat yang lurus semata-mata karena Allah SWT. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap selama menjalankan ibadah.
Anggota DPR RI asal Kabupaten Pamekasan ini juga meminta jamaah tetap kompak dan tidak berjalan sendiri-sendiri selama pelaksanaan ibadah. Peran ketua kloter dan petugas dinilai penting dalam menjaga koordinasi di lapangan.
Dalam kesempatan itu, ia menyinggung sejumlah persoalan teknis yang kerap terjadi, seperti kerusakan koper hingga kondisi kamar yang melebihi kapasitas. Ia meminta jamaah segera melaporkan kendala agar bisa ditangani.
“Kalau ada koper rusak, segera laporkan supaya bisa diganti,” katanya.
Terkait penginapan, ia berharap ke depan penataan kamar bisa lebih ideal, dengan kapasitas sekitar empat hingga lima orang per kamar.
Sebagai mitra pemerintah di bidang keagamaan, Komisi VIII DPR RI, lanjut Ansari akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan haji, termasuk bagi jamaah lanjut usia.
Sementara itu, jumlah calon haji asal Kabupaten Pamekasan yang dipastikan berangkat menunaikan ibadah haji pada musim haji kali ini sebanyak 1.384 orang.
Para calon haji ini tergabung dalam empat kelompok terbang, yakni kloter 73, 74, 75 dan 76 dan akan berangkat dari Pamekasan pada 10 Mei 2026.
Sebelum berangkat, para calon haji ini akan mengikuti acara pelepasan secara simbolis oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada tanggal 5 Mei 2026 di Masjid Agung As-Syuhada Pamekasan. [ant.kt]


