36.2 C
Sidoarjo
Tuesday, November 3, 2026
spot_img

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke 220 di Lamongan, Sembako Dijual di Bawah Harga Pasar

Lamongan , Bhirawa – Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Pasar Murah ke-220 Tahun 2026 yang digelar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Alun – Alun Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Minggu (1/11/2026) sore.

Ratusan warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Selain menyediakan bahan pangan murah, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta melindungi daya beli masyarakat.

Sejumlah komoditas kebutuhan pokok dijual dengan harga relatif terjangkau. Beras SPHP dibanderol Rp11.000 per kilogram dan beras premium Rp14.000 per kilogram. Gula pasir dijual Rp14.000 per kilogram, sedangkan minyak goreng Rp13.000 per liter.

Cabai merah besar dan cabai rawit merah masing-masing dijual Rp5.000 per paket berisi 200 gram atau setara Rp25.000 per kilogram. Sementara telur ayam ras Rp20.000 per kemasan, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp6.000 per 250 gram, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta daging ayam ras Rp32.000 per kemasan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, pelaksanaan Pasar Murah memiliki empat fungsi utama yang saling berkaitan. Yakni menjaga stabilitas harga bahan pokok, mempertahankan daya beli masyarakat, mendekatkan akses kebutuhan pokok, serta memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) maupun pelaku usaha lokal.

“Tujuan pertama dan utama dari Pasar Murah ini adalah untuk melakukan stabilisasi harga berbagai komoditas bahan pokok yang saat ini mulai merangkak naik di pasaran,” ujar Khofifah didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Berita Terkait :  Beri Kenyamanan Investor, Pemkot Batu Siapkan Perda

Menurut Khofifah, fungsi kedua adalah menjaga daya beli masyarakat agar tetap terpelihara di tengah perubahan harga berbagai kebutuhan sehari-hari. Sedangkan fungsi ketiga diwujudkan melalui penyelenggaraan pasar murah yang mendekatkan akses masyarakat terhadap bahan pokok tanpa harus pergi jauh dari lingkungan tempat tinggal.

Adapun fungsi keempat adalah memberikan ruang bagi UMKM dan pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk sekaligus mengembangkan aktivitas perekonomian masyarakat di daerah.

“Melalui Pasar Murah, kita tidak hanya menghadirkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan usaha lokal untuk tumbuh. Jika dilakukan dan dikalikan terus-menerus, bukan tidak mungkin akan membentuk ekosistem ekonomi yang kuat di masyarakat,” jelasnya.

Khofifah berharap, keberadaan Pasar Murah dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya kelompok yang rentan terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok. Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, pemerintah berupaya memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.

Di sela kegiatan, Khofifah menyempatkan diri menyapa masyarakat sekaligus meninjau stan-stan yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok. Ia juga menyerahkan bantuan beras dan telur secara gratis kepada sejumlah warga lanjut usia (lansia) serta anak-anak yang hadir.

Tak hanya itu, suasana semakin semarak dengan pembagian sepuluh hadiah atau doorprize kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Berita Terkait :  Komitmen Udara Bersih Kota Malang Jadi Nominasi Tingkat ASEA

Salah satu warga yang beruntung mendapatkan hadiah adalah Eri, warga Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Ia mengaku tidak menyangka bisa membawa pulang hadiah berupa kompor saat datang bersama istrinya untuk berbelanja di pasar murah.

Eri mengungkapkan, keberadaan pasar murah sangat membantu masyarakat karena sejumlah kebutuhan pokok yang dijual memiliki harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran. Ia berharap kegiatan serupa dapat lebih sering diselenggarakan sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pasar Murah di wilayah Kabupaten Lamongan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi pemerintah dalam mendekatkan pelayanan dan akses kebutuhan pokok kepada masyarakat.

“Kami menyambut baik kegiatan pasar murah ini. Semoga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan menjaga daya beli,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes. [yit.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!