36.2 C
Sidoarjo
Tuesday, November 3, 2026
spot_img

Polisi Jogo Sekolah, Sinergi Dindik Jatim-Polda Perkuat Benteng Sekolah dari Bullying, Narkoba dan Kejahatan Siber

Dindik Jatim, Bhirawa – Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur bersama Polda Jatim memperkuat upaya pencegahan perundungan, penyalahgunaan narkoba, tawuran antarpelajar hingga kejahatan siber melalui program Polisi Jogo Sekolah. Kolaborasi ini menjadi langkah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman sekaligus membangun karakter dan kedisiplinan peserta didik.

Program tersebut disosialisasikan kepada siswa SMAN 10 Surabaya, Selasa (3/11/2026). Kegiatan dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono bersama Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai, serta jajaran kepolisian.

Dalam amanatnya, Kapolda Jatim mengingatkan para siswa agar menjaga semangat belajar, membangun kedisiplinan dari kesadaran diri, serta menjauhi narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.

“Jadilah pribadi yang disiplin, bukan hanya karena diawasi, tetapi karena kalian memiliki semangat untuk meraih masa depan. Saya berpesan kepada anak-anak yang saya sayangi untuk menjauhi narkoba. Jangan sampai masa depan kalian rusak karena hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri,” pesan Dekananto, Senin (2/10/2026).

Selain memberikan edukasi, Kapolda Jatim juga memberikan hadiah berupa helm dan perlengkapan sekolah kepada sejumlah siswa berprestasi. Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan layanan pemeriksaan kesehatan sederhana bagi warga sekolah.

Pemberian tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus motivasi agar para siswa terus mengembangkan potensi, menjaga keselamatan, dan meraih prestasi di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai mengapresiasi keterlibatan langsung Kapolda Jatim dalam memberikan pembinaan kepada peserta didik. Menurutnya, kolaborasi kepolisian dan dunia pendidikan penting untuk memastikan murid tumbuh dalam lingkungan yang aman sekaligus memiliki karakter yang baik.

Berita Terkait :  Pentingnya Gizi Seimbang pada Program Makan Siang Gratis

“Sekolah yang hebat bukan hanya sekolah yang mampu melahirkan murid berprestasi, tetapi juga sekolah yang membuat setiap anak merasa aman, dihargai, dan dilindungi. Kehadiran Bapak Kapolda di tengah anak-anak kita hari ini memberikan pesan yang sangat kuat bahwa polisi bukan hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat pendidikan yang peduli terhadap masa depan generasi muda,” ungkap Aries.

Ia menegaskan, menjaga keamanan dan membangun karakter peserta didik tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Peran keluarga dan kepolisian juga diperlukan untuk mencegah berbagai perilaku yang mengancam keselamatan dan masa depan anak.

“Jangan sampai kita hanya sibuk mempersiapkan anak-anak menjadi pintar, tetapi lupa memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman dan memiliki karakter yang baik. Karena itu, sinergi sekolah, keluarga, dan kepolisian harus menjadi gerakan bersama untuk mencegah perundungan, kekerasan, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Aries berharap program Polisi Jogo Sekolah dapat memperkuat kedekatan dan kepercayaan peserta didik terhadap kepolisian, sekaligus mendukung peran guru dalam mendidik dan membimbing murid.

“Pendidikan yang berdampak bukan hanya menghasilkan anak-anak yang cerdas, tetapi juga generasi yang berkarakter, bertanggung jawab, dan mampu menjaga masa depannya,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan layanan kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan atau medical check-up sederhana. Kapolda Jatim bersama Kadindik Jatim melihat secara langsung layanan tersebut sebagai bagian dari kepedulian terhadap kesehatan warga sekolah sekaligus dukungan terhadap upaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih dekat dengan lingkungan pendidikan.

Berita Terkait :  Wamen Dikti Apresiasi Kontes Kapal Mahasiswa

Melalui kolaborasi tersebut, Dindik Jatim berharap sekolah menjadi ruang belajar yang aman, sehat, dan kondusif sehingga peserta didik dapat mengembangkan potensi akademik maupun karakter tanpa terganggu perundungan, kekerasan, narkoba, dan berbagai bentuk kenakalan remaja. [ina.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!