27.9 C
Sidoarjo
Monday, November 2, 2026
spot_img

Enam Ribu Anak Meriahkan Gebyar Senam Santri Aswaja di Malang

Tekankan Penanaman Religiusitas dan Nasionalisme Sejak Dini

Pemprov, Bhirawa – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya menanamkan nilai religiusitas dan nasionalisme sejak usia dini sebagai fondasi membentuk generasi penerus bangsa yang berilmu, berakhlak, dan mencintai Tanah Air.

Hal tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri Gebyar Senam Santri Aswaja yang digelar Ikatan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (IGPAUD) Muslimat NU Kabupaten Malang di Sengkaling Recreation Park, Mulyoagung, Kabupaten Malang, Senin (2/11).

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 itu diikuti lebih dari 6.000 peserta yang terdiri atas murid Taman Kanak-kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), Kelompok Bermain (KB), guru, dan wali murid.

Khofifah mengatakan, pembentukan karakter generasi masa depan perlu dimulai sejak dini. Penanaman nilai keagamaan harus berjalan beriringan dengan penguatan rasa cinta Tanah Air, dengan melibatkan keluarga dan lingkungan pendidikan.

“Kalau membibit sebenarnya dimulai dari kehamilan, kemudian dari balita. Kalau kita mau menanamkan sisi religiusitas, harus beriringan dengan sisi nasionalisme,” ujar Khofifah.

Menurutnya, momentum Hari Santri menjadi pengingat pentingnya membangun generasi yang memiliki keseimbangan antara nilai religius dan nasionalisme. Sejarah perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia menjadi salah satu referensi dalam menanamkan nilai tersebut kepada anak-anak sejak dini.

Khofifah menjelaskan, peran santri dalam perjuangan kemerdekaan tidak terlepas dari Resolusi Jihad yang diserukan pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Muhammad Hasyim Asy’ari, pada 22 Oktober 1945. Seruan tersebut menggerakkan para santri dan masyarakat untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari upaya penjajahan kembali.

Berita Terkait :  Warga Ploso Jombang Antusias Ikuti Kirab Titik Nol Soekarno

“KH Muhammad Hasyim Asy’ari menyerukan Resolusi Jihad yang menegaskan bahwa mempertahankan kemerdekaan Indonesia merupakan fardhu ain, artinya kewajiban setiap warga bangsa, terutama saat itu di Jawa dan Madura,” jelasnya.

Ia menambahkan, semangat perjuangan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah bangsa, termasuk rangkaian peristiwa yang mengantarkan pada pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Karena itu, nilai patriotisme dan kecintaan terhadap Tanah Air perlu terus diwariskan kepada generasi muda.

Khofifah juga menyoroti peran pesantren yang telah tumbuh jauh sebelum Indonesia merdeka. Menurutnya, kemandirian pesantren dan kontribusi para santri dalam perjuangan bangsa menjadi bukti kuat bahwa pendidikan keagamaan juga memiliki peran penting dalam membentuk jiwa patriotisme dan nasionalisme.

Di sisi lain, Khofifah menegaskan pentingnya perlindungan terhadap santri yang sedang menempuh pendidikan di pesantren. Ia mendorong pengawasan yang berkelanjutan, terstruktur, dan sistematis oleh Kementerian Agama, disertai koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses pembinaan santri berjalan dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut, Khofifah turut menyapa dan memberikan semangat kepada anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, serta mampu membanggakan keluarga, daerah, bangsa, dan agama.

“Anak-anak TK, KB, dan RA semua mudah-mudahan dianugerahkan ilmu yang manfaat dan barokah, menjadi anak-anak yang saleh dan salehah, serta bisa membawa kebanggaan keluarga, daerah, Indonesia, dan agama,” harapnya.

Berita Terkait :  Tiba di Tanah Air, Presiden Prabowo Langsung Panggil Kepala BGN Soal Keracunan

Sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme peserta, Khofifah juga menyiapkan bantuan berupa 33 unit kipas angin dan uang dengan total Rp33 juta. Setiap kecamatan yang berpartisipasi menerima satu unit kipas angin dan uang apresiasi sebesar Rp1 juta.

“Kontribusi terbaik bagi sumber daya manusia di Malang, Jawa Timur, dan Indonesia. Selamat Hari Santri 2026,” pungkasnya. [ina.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!